Saksi Kunci Diduga Diteror, Damkar Sebut Kebakaran Diduga Akibat Korsleting, Ade Kunang : Gak Tahu

Damkar Kabupaten Bekasi
Dugaan teror terhadap saksi kunci dalam kasus suap ijon proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi memunculkan polemik baru. Di satu sisi, Komisi Pemberantasan Korupsi menyebut adanya indikasi intimidasi hingga pembakaran rumah. Namun di sisi lain, Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bekasi justru menemukan indikasi kebakaran diduga akibat korsleting listrik.
0 Komentar

Ia bahkan mengaku terkejut dengan munculnya isu dugaan pembakaran sebagai bentuk teror. “Kalau melihat kondisi di lapangan, tidak mengarah ke situ. Yang terbakar itu sebagian, terutama sisi kanan dan lantai atas,” ungkapnya.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa kesimpulan tersebut masih bersifat sementara dan perlu dipastikan melalui penyelidikan lebih lanjut. “Kalau kasat mata memang mengarah ke konsleting, tapi tetap harus dipastikan lagi oleh pihak kepolisian,” tambahnya.

Peristiwa kebakaran itu sendiri terjadi menjelang sore hari. Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait penyebab pasti kebakaran rumah kediaman saksi kunci kasus ijon proyek Bekasi yang melibatkan Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang tersebut.

Baca Juga:Tak Perlu ke Polres! Begini Cara Mudah Perpanjang SIM dari Rumah Secara OnlinePSG Tampil Kejam Tumbangkan Liverpool 2-0, Modal Besar Menuju Semifinal Liga Champions

Menyikapi kabar ini, Bupati Bekasi nonaktif, Ade Kuswara Kunang, yang merupakan salah satu tersangka dalam kasus dugaan korupsi ijon proyek di Pemkab Bekasi, mengaku tidak tahu soal saksi yang mendapat intimidasi dan rumahnya dibakar.

“Rumahnya dibakar? Gak tau saya,” kata Ade Kuswara Kunang kepada wartawan usai diperiksa di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Rabu (8/4) malam.

Ade juga sempat menanyakan siapa saksi yang dimaksud dan pihak yang melakukan intimidasi hingga pembakaran rumah. Dia kemudian kembali mengaku tidak mengetahui hal tersebut.

“Oh saya gak tahu, enggak,” tutur Ade.

Setelah itu, Ade yang mengenakan rompi oranye dan peci hitam tersebut masuk ke mobil tahanan dan kembali ke Rutan KPK.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mendalami dugaan intimidasi dan teror terhadap salah satu saksi kunci berinisial S dalam perkara suap ijon proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi.

Ancaman terhadap saksi tersebut diduga serius. Bahkan, kediaman pribadinya dilaporkan menjadi sasaran pembakaran oleh pihak yang belum diketahui identitasnya.

Teror ini diduga berkaitan dengan posisi krusial saksi yang mengetahui secara rinci alur persekongkolan serta aliran dana suap belasan miliar rupiah kepada Bupati Bekasi periode 2025–2030, Ade Kuswara Kunang.

Baca Juga:Barcelona Tumbang di Kandang! Atlético Madrid Menang 2-0 di Perempat Final Liga ChampionsHati-Hati! Modus Baru di Setu Bekasi: Pesan Es, Lalu Rampas Motor

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan lembaganya tengah mengambil langkah untuk mengamankan saksi tersebut.

0 Komentar