KBEonline.id- Kabar soal dugaan adanya intimidasi yang dialami oleh saksi kunci di kasus suap ijon proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi yang menyeret nama Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang, ramai diberitakan.
Kabar ini muncul dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Lembaga anti rasuah tersebut mendapatkan informasi bahwa diduga adanya intimidasi oleh orang tak dikenal terhadap saksi di kasus tersebut.
Bahkan KPK juga menyebut bahwa saksi mendapatkan intimidasi ekstrim hingga pembakaran tempat tinggal atau rumah.
Baca Juga:Pemkab Siapkan Delapan Desa Wisata Baru Karawang dengan Konsep Travel Pattern PariwisataJaringan Obat Keras Ilegal di Bekasi Terungkap, Ternyata Ini Dalangnya
Menyikapi kabar ini, Bupati Bekasi nonaktif, Ade Kuswara Kunang, yang merupakan salah satu tersangka dalam kasus dugaan korupsi ijon proyek di Pemkab Bekasi, mengaku tidak tahu soal saksi yang mendapat intimidasi dan rumahnya dibakar.
“Rumahnya dibakar? Gak tau saya,” kata Ade Kuswara Kunang kepada wartawan usai diperiksa di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Rabu (8/4) malam.
Ade juga sempat menanyakan siapa saksi yang dimaksud dan pihak yang melakukan intimidasi hingga pembakaran rumah. Dia kemudian kembali mengaku tidak mengetahui hal tersebut.
“Oh saya gak tahu, enggak,” tutur Ade.
Setelah itu, Ade yang mengenakan rompi oranye dan peci hitam tersebut masuk ke mobil tahanan dan kembali ke Rutan KPK.
Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mendalami dugaan intimidasi dan teror terhadap salah satu saksi kunci berinisial S dalam perkara suap ijon proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi.
Ancaman terhadap saksi tersebut diduga serius. Bahkan, kediaman pribadinya dilaporkan menjadi sasaran pembakaran oleh pihak yang belum diketahui identitasnya.
Teror ini diduga berkaitan dengan posisi krusial saksi yang mengetahui secara rinci alur persekongkolan serta aliran dana suap belasan miliar rupiah kepada Bupati Bekasi periode 2025–2030, Ade Kuswara Kunang.
Baca Juga:Puskesmas Karawang Buka Layanan Vaksinasi Calon Jemaah Haji, Pastikan Kondisi Kesehatan CalhajPlt Bupati Asep Kecewa Musrenbang Pemkab Sepi, Gara-gara Banyak Kepala Desa yang Tidak Hadir
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan lembaganya tengah mengambil langkah untuk mengamankan saksi tersebut.
“Benar, dalam perkara suap ijon proyek Bekasi, KPK mendapat informasi bahwa ada salah satu saksi yang mendapat intimidasi dari pihak-pihak tertentu. Informasi yang kami peroleh, bahkan sampai rumahnya diduga dibakar. Saat ini masih dikoordinasikan agar saksi bisa mendapat perlindungan dari LPSK,” kata Budi Prasetyo di Jakarta Rabu (8/4).
