kbeonline.id – Bhayangkara Presisi Lampung FC datang ke laga tandang dengan kepercayaan diri tinggi. Enam kemenangan beruntun jelas jadi modal berharga jelang duel kontra Persijap Jepara di pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Pertandingan ini akan digelar di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Sabtu (11/4/2026) malam. Secara tren, Bhayangkara memang sedang “panas”. Kemenangan terakhir atas Persija Jakarta dengan skor 3-2 semakin menguatkan kepercayaan diri tim.
Namun, justru di momen seperti ini, potensi lengah biasanya muncul.
Pesan Tegas Wahyu Subo
Gelandang Bhayangkara, Wahyu Subo Seto, secara terbuka mengingatkan rekan-rekannya agar tidak terlena. Baginya, kemenangan beruntun bukan jaminan untuk meraih hasil serupa di laga berikutnya.
Baca Juga:PSIM Gaspol Renovasi SSA Demi Lolos Verifikasi LigaHasil Super League: Comeback Dramatis, PSM Kalahkan PSIM di Menit 99
Ia menekankan pentingnya menjaga fokus dan kerja keras sebagai kunci utama. “Kami tidak boleh jemawa,” kira-kira inti pesannya—singkat, tapi jelas.
Persijap Bukan Lawan Mudah
Di atas kertas, posisi Persijap memang berada di papan bawah. Saat ini mereka duduk di peringkat ke-14 dengan 22 poin, hanya terpaut tipis dari zona degradasi.
Namun justru kondisi ini membuat Persijap Jepara jadi lawan yang berbahaya. Tim yang sedang berjuang keluar dari zona merah biasanya tampil dengan motivasi ekstra—main habis-habisan karena tidak punya banyak pilihan.
Wahyu pun menegaskan bahwa seluruh pemain harus waspada dan tidak meremehkan situasi tersebut.
Pelatih Tekankan Hal Serupa
Nada yang sama juga disampaikan oleh pelatih Bhayangkara, Paul Munster. Meski timnya dalam kondisi bagus, ia memastikan tidak ada ruang untuk bersantai.
Menurutnya, Persijap tetap tim berkualitas yang bisa memberikan kejutan kapan saja. Karena itu, persiapan dilakukan secara maksimal, baik dari sisi fisik maupun mental.
Fokus Jadi Penentu
Bhayangkara datang dengan misi menjaga tren kemenangan sekaligus terus mendekat ke papan atas. Tapi di sisi lain, Persijap punya target yang tak kalah penting: menjauh dari degradasi.
Baca Juga:Bhayangkara FC Bidik Kemenangan di Jepara, Leo Silva: Momentum Harus DijagaPersijap Siap Hadapi Bhayangkara FC, Waspadai Serangan Cepat
Situasi ini membuat pertandingan dipastikan berjalan ketat. Ibarat dua tim dengan kebutuhan berbeda, tapi sama-sama “lapar” hasil.
Pada akhirnya, bukan soal siapa yang sedang on fire, tapi siapa yang paling fokus selama 90 menit. Dan Bhayangkara tahu, sedikit saja lengah, hasil bisa berubah drastis.
