PSIM Gaspol Renovasi SSA Demi Lolos Verifikasi Liga

PSIM Yogyakarta
PSIM Yogyakarta
0 Komentar

kbeonline.id – Meski BRI Super League 2025-2026 belum benar-benar selesai, PSIM Yogyakarta sudah tancap gas menyiapkan diri untuk musim depan. Fokus utama mereka saat ini bukan soal taktik di lapangan, melainkan kesiapan stadion agar memenuhi standar club licensing yang makin ketat.

Rencananya, Stadion Sultan Agung (SSA) di Bantul akan kembali dijadikan markas utama untuk musim 2026-2027. Namun, ada beberapa pekerjaan rumah yang harus dibereskan sebelum stadion ini bisa lolos verifikasi.

Standar Semakin Ketat, Tak Bisa Setengah-setengah

Ketua Panpel PSIM, Wendy Umar Seno Aji, menegaskan bahwa seluruh klub wajib memenuhi standar infrastruktur yang ditetapkan operator liga, ILeague.

Baca Juga:Hasil Super League: Comeback Dramatis, PSM Kalahkan PSIM di Menit 99Bhayangkara FC Bidik Kemenangan di Jepara, Leo Silva: Momentum Harus Dijaga

Salah satu yang jadi sorotan utama adalah kualitas pencahayaan stadion. Untuk musim depan, standar minimal mencapai 1.500 lux. Saat ini, SSA sudah mengalami peningkatan setelah sekitar 50 persen lampu diganti, dengan pencahayaan mencapai di atas 1.300 lux. Targetnya, setelah pembaruan penuh, bisa menembus 1.600 lux.

Kalau diibaratkan, ini seperti upgrade lampu dari “cukup terang” ke level siaran internasional.

Kursi Penonton Juga Jadi Perhatian

Selain pencahayaan, kapasitas single seat juga jadi syarat penting. Minimal stadion harus memiliki 5.000 kursi individu. Saat ini, PSIM sudah menyiapkan sekitar 4.580 kursi tambahan, melengkapi 420 unit yang sudah ada.

Rencananya, pemasangan akan difokuskan di tribun VIP dan Timur—area dengan harga tiket lebih tinggi, sehingga fasilitasnya juga harus sepadan.

Progres Sudah 70 Persen

Secara keseluruhan, kesiapan SSA disebut sudah mencapai sekitar 70 persen. Sisanya tinggal menyempurnakan beberapa aspek teknis, termasuk lampu dan kursi, yang dikerjakan bersama Dispora Kabupaten Bantul.

Targetnya cukup jelas: semua harus rampung sebelum batas pengajuan pada Juli mendatang.

Opsi Alternatif Masih Dibuka

Meski SSA jadi prioritas, PSIM tetap membuka opsi menggunakan Stadion Mandala Krida sebagai alternatif. Hal ini memberi fleksibilitas, terutama karena beberapa aset stadion seperti lampu bisa dipindahkan jika diperlukan.

Baca Juga:Persijap Siap Hadapi Bhayangkara FC, Waspadai Serangan CepatMadura United Pantang Menyerah, Tekad Keluar dari Zona Degradasi Tetap Menyala

Langkah ini cukup realistis, mengingat proses renovasi kadang tidak selalu berjalan mulus sesuai rencana.

Komitmen Tuntaskan Tepat Waktu

Manajemen PSIM juga telah berkoordinasi dengan Disdikpora Bantul dan berencana mengajukan renovasi ke Kementerian Pekerjaan Umum. General Manager PSIM, Steven Sunny, menegaskan komitmen klub untuk memenuhi seluruh persyaratan sebelum musim baru dimulai, yang diperkirakan bergulir pada September.

0 Komentar