Di lantai satu rumah seluas sekitar 100 meter persegi, terdapat sebuah ruangan dengan satu unit AC dan kabel yang terhubung dengan colokan listrik yang sudah terbakar.
“Kami juga menemukan adanya barang-barang perabotan rumah tangga yang sudah terbakar, seperti TV dan atap rumah yang rusak akibat api yang merambat ke lantai dua kamar ukuran 4×5 meter,” jelasnya.
Meski dugaan awal mengarah pada korsleting listrik, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut.
Baca Juga:Tetap Cari_Aman Saat Pergi ke Sekolah dengan Sepeda Motor, 5 Hal yang Harus Kamu SiapkanDirektur RSUD Karawang Tegaskan Parkir Gratis bagi Petugas PSM Sudah Lama Berlaku
“Sementara masih kami selidiki dulu. Belum bisa disimpulkan (sengaja dibakar),” tegas Sumarni.
Sebelumnya diberitakan, dugaan teror terhadap saksi kunci dalam kasus suap ijon proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi memunculkan polemik baru.
Di satu sisi, Komisi Pemberantasan Korupsi menyebut adanya indikasi intimidasi hingga pembakaran rumah. Namun di sisi lain, Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bekasi justru menemukan indikasi kebakaran diduga akibat korsleting listrik.
Kabar soal dugaan adanya intimidasi yang dialami oleh saksi kunci di kasus suap ijon proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi yang menyeret nama Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang, ramai diberitakan.
Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bekasi mengungkapkan bahwa kebakaran yang melanda sebuah rumah makan sekaligus hunian dua lantai diduga kuat disebabkan oleh korsleting listrik.
Petugas Disdamkarnat Kabupaten Bekasi, Hasto, menjelaskan indikasi awal kebakaran berasal dari colokan listrik di dalam kamar. Hal itu terlihat dari pola kerusakan kabel yang terbakar tanpa tanda-tanda pemotongan.
“Kalau konsleting, kabelnya memang terbakar dan tidak ada bekas seperti dipotong. Dari kasat mata, indikasinya ke arah situ,” ujar Hasto kepada Cikarang Ekspres, Kamis (9/4).
Baca Juga:Teknologi Daur Ulang Terbaru, SMK PGRI Telagasari Ciptakan Mesin Pengupas Label Gelas PlastikKematian Mengenaskan Bos Tenda Cibitung Masih Misteri, Polisi Terus Buru Jejak Pelaku
Ia menambahkan, api cukup besar hingga melalap bagian depan bangunan, termasuk kamar di lantai dua. Sejumlah barang seperti lemari, kasur, televisi, kipas angin, dan pakaian tidak dapat diselamatkan.
Proses pemadaman melibatkan tiga unit armada, masing-masing dari Cikarang Utara, bantuan Karawang, serta tambahan dari markas komando. Petugas sempat menghadapi kendala akses air yang jauh dan kondisi lalu lintas yang padat.
