kbeonline.id – Madura United akhirnya bisa bernapas lega. Setelah melalui periode sulit, mereka sukses mengakhiri puasa kemenangan usai menundukkan Persik Kediri dengan skor 2-1 pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026 di Stadion Gelora Bangkalan, Sabtu (11/4/2026).
Kemenangan ini terasa spesial karena datang setelah 11 pertandingan tanpa hasil maksimal—situasi yang tentu menguras mental pemain.
Gol Penentu Kemenangan
Gol pertama Madura United dicetak Fransiskus Olepoe pada menit ke-34. Persik sempat menyamakan kedudukan lewat Kadek Rendy Sanjaya di menit ke-62, membuat pertandingan kembali terbuka.
Baca Juga:Hasil Super League: Persija Bangkit! Persebaya Dibantai 3-0 di GBKPersija Butuh Suntikan Semangat, Dukungan Jakmania di GBK Jadi Harapan Besar
Namun, Riquelme Sousa memastikan kemenangan lewat golnya pada menit ke-73. Gol tersebut jadi pembeda sekaligus penentu tiga poin bagi tuan rumah.
Tak Tampil Sempurna, Tapi Efektif
Pelatih caretaker Rakhmad Basuki mengakui timnya tidak tampil dalam performa terbaik. Namun, ia menekankan bahwa hasil akhir jauh lebih penting di situasi seperti ini.
Menariknya, ia juga memberikan apresiasi kepada Persik yang dinilai bermain baik dan memberi tekanan sepanjang laga.
Kalau melihat jalannya pertandingan, ini tipe kemenangan yang “tidak indah, tapi sangat berharga”.
Mental Sempat Goyah, Tapi Bangkit
Saat kebobolan gol penyeimbang, mental pemain Madura United sempat turun. Namun mereka mampu bangkit dan kembali mengontrol permainan hingga akhir laga.
Rakhmad Basuki pun memuji kerja keras lini belakang dan gelandang yang mampu menjaga stabilitas tim di momen krusial.
Titik Balik yang Diharapkan
Kemenangan ini diharapkan menjadi titik balik. Kepercayaan diri pemain yang sempat menurun kini mulai terangkat kembali.
Baca Juga:Terkendala Perjalanan, Fabio Lefundes: Tak Ada Alasan untuk Tampil BurukEliano Reijnders Sambut Reuni Spesial, Persib Siap Hadapi Bali United di GBLA
Dalam sepak bola, satu kemenangan sering jadi pemicu perubahan besar—dan Madura United berharap ini jadi awal kebangkitan mereka.
Posisi Belum Sepenuhnya Aman
Meski berhasil keluar dari zona degradasi, posisi Madura United masih rawan. Mereka kini berada di peringkat ke-15 dengan 23 poin dari 27 laga.
Catatan mereka sejauh ini: 5 kemenangan, 8 imbang, dan 14 kekalahan, dengan 27 gol tercipta dan 46 kali kebobolan.
Artinya, perjuangan belum selesai. Apalagi tim-tim di bawahnya masih punya peluang memperbaiki posisi.
