Ia menyebut pemerataan infrastruktur pada wilayah perbatasan dapat membuka peluang ekonomi masyarakat sehingga kualitas hidup masyarakat Kabupaten Bekasi dapat meningkat.
“Lebih baik kita fokus pada program besar yang dampaknya nyata, daripada menyebar anggaran kecil tanpa hasil yang terasa,” ungkap Ade.
Politisi Partai Golkar itu mendorong agar Pemkab Bekasi tidak lagi menjadikan keterbatasan fiskal sebagai alasan dalam pemerataan pembangunan.
Baca Juga:Polisi Ringkus Pemuda di Tarumajaya Usai Kedapatan COD Tramadol di Pasar Bojong LamaRibuan ASN Karawang Mulai WFH, Pemkab Akui Masih Tahap Penyesuaian
Menurutnya, dengan menentukan skala prioritas serta memperkuat sinergi antar wilayah, Kabupaten Bekasi dapat menjadi wilayah yang bangkit, maju dan sejahtera.
“Kita tidak boleh menyerah pada keadaan. Justru di sinilah dibutuhkan kecerdasan kebijakan dan kekuatan kolaborasi. Pembangunan bukan hanya tentang angka dan proyek, tetapi tentang keberpihakan. Dan keberpihakan itu harus selalu kepada masyarakat,” pungkasnya. (Iky)
