FLS3N Gugus 2 Talajaya Jadi Kawah Candradimuka Talenta Cilik di Tambun Selatan 

Lomba Seni
Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) Gugus 2 Talajaya Jadi Kawah Candradimuka Talenta Cilik di Tambun Selatan.
0 Komentar

KBEONLINE.ID, BEKASI – Puluhan siswa dari enam sekolah dasar di Gugus 2 Talajaya, Kecamatan Tambun Selatan, unjuk kreativitas dalam ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) 2026 yang digelar di SDN Tambun 5. Tak sekadar lomba, kegiatan ini menjadi panggung lahirnya bibit-bibit talenta muda di bidang seni dan sastra yang diproyeksikan melaju hingga tingkat kecamatan.

Riuh tepuk tangan dan sorak dukungan mewarnai setiap penampilan. Di satu sisi, gerakan luwes para penari cilik memikat perhatian. Sementara di sudut lain, peserta lomba mendongeng tampil penuh ekspresi, menghidupkan cerita dengan intonasi dan mimik yang mengundang decak kagum. Ada pula siswa yang serius menorehkan warna dalam lomba menggambar bercerita, hingga peserta pantomim yang mampu “berbicara” tanpa suara.

Suasana semakin hidup ketika satu per satu peserta menunjukkan kemampuan terbaiknya. Bukan hanya soal teknik, tetapi juga keberanian tampil di depan publik sesuatu yang bagi sebagian siswa menjadi pengalaman pertama yang tak terlupakan.

Baca Juga:Update Harga Emas Antam Hari Ini Senin, 13 April 2026: Terjun Bebas hingga Rp42.000 Per Gram, Cek Buybacknya!TERBARU! Kode Redeem FF Free Fire Hari Ini 13 April 2026 Lengkap Cara Klaim: Ada Skin, Diamond-Bundle Gratis

Tema Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Gugus 2 Talajaya, Kecamatan Tambun Selatan, yakni “Menumbuhkan Karakter Bangsa Melalui Kreativitas dan Apresiasi Seni Budaya” terasa nyata di setiap cabang lomba. Tak hanya menonjolkan keterampilan, para peserta juga diajak memahami nilai-nilai budaya, lingkungan, hingga pesan moral melalui karya yang mereka tampilkan. Lomba kriya, misalnya, mendorong siswa memanfaatkan bahan di sekitar menjadi karya bernilai seni.

“Jenis lomba yang dipertandingkan antara lain menari, mendongeng, menggambar bercerita, pantomim, kriya berbasis lingkungan, hingga lomba cerita pendek yang dihafalkan siswa,” ujar Ketua Panitia FLS3N tingkat Gugus 2 Talajaya, Wahidin, yang juga Kepala Sekolah SDN 03 Tambun kepada Cikarang Ekspres, Senin (13/4).

Menurutnya, FLS3N bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan sarana pembinaan karakter sekaligus kreativitas siswa melalui pendekatan seni budaya.

Ia menjelaskan, enam sekolah di Gugus 2 Talajaya, yakni SDN Tambun 1, SDN Tambun 3, SDN Tambun 5, SDN Tambun 6, SDN Tambun 10, dan SDN Lambang Jaya 1, menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti kegiatan ini.

0 Komentar