Reina Soroti Dua Masalah Utama Usai Persik Dikalahkan Madura United

Persik Kediri
Reina Soroti Dua Masalah Utama Usai Persik Dikalahkan Madura United
0 Komentar

kbeonline.id – Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina, tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya usai timnya harus mengakui keunggulan Madura United dengan skor 1-2 pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026 di Stadion Gelora Bangkalan, Sabtu (11/4/2026).

Performa Lebih Baik, Hasil Justru Mengecewakan

Dalam laga tersebut, Persik sebenarnya tampil cukup menjanjikan. Mereka mampu menciptakan sejumlah peluang berbahaya dan beberapa kali mengontrol jalannya permainan. Namun, efektivitas menjadi pembeda utama di pertandingan ini.

Dua gol Madura United dicetak oleh Fransiskus Alesandro pada menit ke-34 dan Riquelme Sousa pada menit ke-73. Sementara Persik hanya mampu membalas melalui sepakan jarak jauh Rendy Sanjaya pada menit ke-62.

Baca Juga:Eksel Runtukahu Bersinar di GBK, Persija Libas Persebaya 3-0Menang Susah Payah, Hodak Puji Daya Juang Maung Bandung

“Hari ini performa kami lebih baik. Kami mempunyai banyak peluang. Yang kami rasakan saat ini sedih dan malu karena kami seharusnya bisa menang di sini,” ujar Reina.

Soroti Kesalahan Berulang di Lini Pertahanan

Menurut pelatih asal Spanyol tersebut, kekalahan ini kembali memperlihatkan masalah klasik yang belum mampu diperbaiki timnya, yakni kesalahan berulang di lini belakang.

Ia menegaskan bahwa dalam sepak bola, ada dua area krusial yang sangat menentukan hasil pertandingan: kotak penalti sendiri dan kotak penalti lawan. Dalam laga ini, Persik dinilai gagal di kedua aspek tersebut.

“Kesalahan yang diulang-ulang. Pemain kurang baik menjaga kotak sendiri, sementara lawan kuat menjaga kotak mereka,” jelasnya.

Gol pertama Madura United bahkan disebutnya terlalu mudah terjadi. Skema serangan balik cepat yang dilakukan tuan rumah tidak mampu diantisipasi dengan baik oleh lini pertahanan Persik.

“Gol pertama sungguh sulit dipercaya. Terjadi begitu sederhana,” tambahnya.

Lini Depan Mandul Jadi Sorotan

Tak hanya pertahanan, lini depan Persik juga tak luput dari kritik. Meski menciptakan banyak peluang, penyelesaian akhir yang buruk membuat tim gagal mengubah dominasi menjadi keunggulan.

Reina menilai, situasi ini menjadi penentu utama kekalahan timnya. Dalam sepak bola modern, efektivitas di depan gawang adalah segalanya.

Baca Juga:Rekap Pekan ke-27 Super League: Drama Persib 10 Pemain hingga Persija Tampil PerkasaHasil Super League: Gol Menit Akhir, Dewa United Bungkam Malut United 2-1

“Kami menciptakan banyak peluang yang seharusnya bisa jadi gol. Tapi kami tidak melakukannya. Jadi ketika Anda tidak memenangkan kotak penalti lawan, maka Anda akan kalah,” tegasnya.

0 Komentar