SPMB SMP Negeri Kabupaten Bekasi Diserbu 47.144 Pendaftar, Seleksi Bisa Dipantau Lewat HP

Ilustrasi SMP Negeri
ILUSTRASI : SPMB SMP Negeri Kabupaten Bekasi Diserbu 47.144 Pendaftar, Seleksi Bisa Dipantau Lewat HP. (shutterstock)
0 Komentar

Pada pelaksanaan SPMB tahun ini, Pemkab Bekasi menyediakan 32.030 kursi yang terbagi menjadi 16.016 kursi jalur domisili, 8.014 kursi jalur prestasi, 6.403 kursi jalur afirmasi, dan 1.597 kursi jalur mutasi.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, Imam Fathurochman, mengakui seluruh lulusan SD sederajat memang tidak mungkin tertampung di SMP Negeri. Tahun ini jumlah lulusan mencapai 63.784 siswa, sedangkan kuota sekolah negeri hanya sekitar 32 ribu kursi.

Meski demikian, menurutnya kondisi tersebut bukan persoalan baru karena sistem pendidikan di Kabupaten Bekasi tidak hanya bertumpu pada sekolah negeri. Masih terdapat SMP swasta, Madrasah Tsanawiyah (MTs), pondok pesantren hingga lembaga pendidikan kesetaraan yang menjadi pilihan masyarakat.

Baca Juga:20+ Kode Redeem FC Mobile Terbaru Hari Ini 1 Juli 2026 Lengkap Cara Klaim, Banjir Rewards Gratis!SIKAT! 60 Kode Redeem FF Terbaru Hari Ini 1 Juli 2026, Awal Bulan Banyak Hadiah Diamond-Emote Gratis

“Memang lulusan SD sederajat tahun ini sekitar 63.784 siswa, sementara kuota SMP Negeri sekitar 32.032 siswa. Tetapi tidak semua masyarakat bersekolah di negeri. Ada yang melanjutkan ke SMP swasta, Madrasah Tsanawiyah, pondok pesantren, dan lembaga pendidikan lainnya,” ujarnya.

Imam menegaskan, fokus pemerintah daerah bukan memastikan seluruh lulusan masuk sekolah negeri, melainkan memastikan seluruh anak usia sekolah tetap memperoleh akses pendidikan melalui Program Wajib Belajar 13 Tahun.

“Yang kami pastikan adalah semua anak-anak tetap bisa bersekolah. Pemerintah sudah memberikan perhatian melalui Program 13 Tahun Wajib Belajar,” katanya.

Untuk mendukung hal tersebut, Pemkab Bekasi juga menyiapkan bantuan pendidikan bagi siswa yang bersekolah di sekolah swasta maupun lembaga pendidikan kesetaraan. Bantuan itu diperuntukkan bagi sekitar 5.000 siswa jenjang SD dan 1.000 siswa jenjang SMP, sehingga diharapkan dapat membantu meringankan biaya pendidikan masyarakat.

Dengan jumlah pendaftar yang terus bertambah hingga hari terakhir pendaftaran jalur domisili, persaingan masuk SMP Negeri di Kabupaten Bekasi tahun ini dipastikan menjadi salah satu yang paling ketat dalam beberapa tahun terakhir. (Iky)

0 Komentar