Ortuseight Hypersonic 2.0, Senjata Latihan Kecepatan
Pelari yang mulai fokus meningkatkan pace membutuhkan sepatu dengan karakter berbeda. Di sinilah Hypersonic 2.0 mengambil peran sebagai sepatu performa yang dirancang khusus untuk sesi latihan cepat seperti tempo run maupun interval training.
Upper menggunakan material synthetic mesh yang sangat tipis sehingga terasa ringan ketika dipakai berlari. Desainnya dibuat aerodinamis agar kaki tidak terasa terbebani saat melakukan akselerasi.
Teknologi utama berada pada midsole dengan energy return tinggi. Setiap pijakan menghasilkan pantulan balik yang lebih kuat sehingga membantu pelari mempertahankan kecepatan tanpa mengeluarkan tenaga berlebihan. Outsole juga dibekali pola grip yang lebih agresif sehingga tetap stabil saat digunakan di jalan raya maupun lintasan atletik. Hypersonic 2.0 tersedia dalam dua varian, yakni versi racing dengan bobot 206 gram dan versi training sekitar 221 gram. Pilihan ukuran 37–46 dengan harga mulai Rp1,56 jutaan menjadikannya pilihan menarik bagi pelari yang ingin naik level.
Baca Juga:Perebutan Juara Tiga Piala Dunia Prancis VS Inggris, Laga Perpisahan Didier Deschamps dan Kebangkitan TuchelLive Streaming Perebutan Juara Tiga Piala Dunia 2026 Prancis vs Inggris, Ada Duel Panas Mbappe vs Bellingham
Ortuseight Solar 2.0, Super Shoes Berpelat Karbon untuk Mengejar Personal Best
Solar 2.0 menjadi kasta tertinggi dalam lini sepatu lari Ortuseight. Sepatu ini dirancang bukan untuk latihan harian, melainkan khusus digunakan saat mengikuti kompetisi atau ketika pelari ingin mencatatkan Personal Best (PB).
Upper menggunakan material premium jacquard woven yang sangat tipis, ringan, dan memiliki sirkulasi udara luar biasa baik. Sensasi yang diberikan membuat kaki terasa seperti tidak memakai sepatu, tetapi tetap terkunci dengan aman ketika berlari dalam kecepatan tinggi.
Sektor paling istimewa tentu berada pada midsole. Ortuseight menyematkan Pebax Foam Dual Density yang dipadukan dengan Carbon Plate. Kombinasi tersebut menghasilkan efek dorongan ke depan yang sangat agresif, sehingga setiap langkah terasa lebih efisien dan bertenaga. Karakter sepatu ini memang dirancang untuk terus mendorong pelari menjaga kecepatan, sehingga kurang cocok digunakan untuk lari santai. Outsole full rubber anti-slip tetap memberikan grip yang optimal saat bermanuver di tikungan maupun berlari dalam kecepatan tinggi. Dengan bobot hanya 177 gram, ukuran 35–48, dan harga sekitar Rp2,35 jutaan, Solar 2.0 menjadi senjata utama Ortuseight bagi pelari yang ingin bersaing di level kompetisi.
