“Dulu cuma ada empat batching plant. Tiga di Kalimalang, perbatasan Cibatu dan Jayamukti, sama satu lagi di jalan arah Bugel Salam. Sekarang nambah lagi yang warna mobilnya berwarna hijau di Kalimalang. Itu masih baru sekitar satu atau dua bulanan,” imbuhnya.
Warga berharap Pemerintah Kabupaten Bekasi memperketat pengawasan terhadap aktivitas batching plant serta mewajibkan perusahaan bertanggung jawab membersihkan material yang tercecer di jalan.
Mereka juga meminta penyiraman jalan dilakukan secara rutin selama musim kemarau agar polusi debu dapat ditekan dan keselamatan pengguna jalan lebih terjamin. (Iky)
