Luki mengatakan, hasil uji laboratorium akan menjadi salah satu dasar bagi DLH untuk menentukan langkah investigasi selanjutnya. Pemeriksaan tersebut penting untuk memastikan jenis material sekaligus mendukung proses penelusuran sumber pencemaran.
“Untuk saat ini belum dapat dipastikan sumber limbah tersebut berasal dari aktivitas kegiatan ONWJ atau bukan. Harus dilakukan investigasi lebih lanjut,” tegasnya.
Ia menambahkan, DLH masih menelusuri berbagai kemungkinan yang dapat menjadi penyebab munculnya oil spill di kawasan pesisir Cemarajaya. Karena itu, pihaknya belum dapat menyimpulkan adanya keterkaitan antara material yang ditemukan dengan aktivitas Offshore North West Java (ONWJ).
Baca Juga:Anjlok Lagi! Harga Emas Antam Hari Ini Jadi Rp 2,718 juta per gramPromo JSM Indomaret Terbaru 28-30 Agustus 2026, Banjir Diskon Super Hemat!
“Investigasi masih harus dilakukan untuk mendapatkan kesimpulan mengenai sumber limbah tersebut,” tuturnya. (Siska)
