“Kagak bisa, enggak aktif, Pak. Handphonenya enggak aktif, saya telepon,” ungkapnya.
Hingga akhirnya, pada Senin sekitar pukul 13.30 WIB, warga sekitar dikejutkan dengan penemuan jasad di kali. Warga kemudian menduga jasad tersebut merupakan Dion.
“Entah udah jam 13.30 ramai orang. ‘Ada mayat, ada mayat,’ gitu. Pada lompat kan tetangga saya pada lompat semua. Entah dilihat katanya ‘Dion, Dion’,” kata Maryati dengan nada penuh kesedihan.
Baca Juga:Polres Cup 2026, Polresta Karawang Dorong Pelajar Jadi Agen Keselamatan Tabel KUR BRI 2026 Pinjaman Rp100 Juta Lengkap Syarat dan Cara Pengajuannya, Cek Angsuran Tenor 1-5 Tahun
Maryati juga mengaku mendapat informasi dari warga mengenai adanya sejumlah luka pada tubuh korban. Namun, ia mengaku tidak sanggup melihat langsung kondisi jenazah anaknya.
“Katanya begini ada bekas tusukan. Matanya juga ke dalam, Pak, itu mata kayak bekas tonjokan. Nih darah dari mata tuh yang banyak,” pungkasnya .
Ia berharap pihak kepolisian segera dapat mengusut tuntas motif dan pelaku dibalik kematian anaknya.
