Sebagai contoh, Jakarta Aquarium & Safari merupakan destinasi indoor yang berada di dalam kawasan mal sehingga bisa menjadi pilihan ketika keluarga ingin melakukan aktivitas wisata tanpa terlalu bergantung pada kondisi cuaca. Jakarta AQuarium Safari
10. Jangan lupa menghitung anggaran kecil
Biaya liburan bukan hanya tiket masuk dan hotel.
Masukkan pula biaya parkir, transportasi lokal, makan, camilan, tiket wahana tambahan, oleh-oleh, serta dana cadangan.
Membuat anggaran sejak awal membantu keluarga mengetahui batas pengeluaran dan menghindari biaya tak terduga yang terlalu besar.
11. Tentukan titik kumpul jika bepergian dengan keluarga besar
Jika liburan melibatkan banyak orang, tentukan satu titik kumpul.
Baca Juga:Daftar 13 Tempat Kirim Paket di Tambun Selatan, Ada yang Buka sampai Malam13 Cara Cek Email yang Terhubung ke Instagram, Ternyata Bisa Dilihat dari Menu Ini
Hal ini penting terutama ketika berada di kawasan wisata yang luas dan ramai. Setiap anggota keluarga juga sebaiknya mengetahui nama penginapan, nomor telepon orang yang bisa dihubungi, serta lokasi kendaraan.
12. Beri waktu kosong dalam itinerary
Jangan membuat jadwal dari pagi sampai malam tanpa jeda.
Sisakan waktu untuk duduk, makan, tidur siang, atau sekadar menikmati suasana. Liburan keluarga bukan perlombaan untuk mengunjungi sebanyak mungkin tempat.
Kawasan seperti Ancol, misalnya, memiliki berbagai pilihan aktivitas dalam satu area sehingga keluarga bisa menyesuaikan kegiatan dengan kondisi dan energi masing-masing anggota. Taman Impian Jaya Ancol
13. Cek ulang semua informasi sehari sebelum berangkat
Sehari sebelum perjalanan, buka kembali itinerary dan periksa informasi penting.
Cek jam operasional destinasi, kondisi perjalanan, reservasi penginapan, tiket, prakiraan cuaca, hingga rute menuju lokasi.
Informasi di internet dapat berubah sehingga pengecekan terakhir tetap diperlukan.
Jangan hanya mengandalkan informasi lama dari unggahan media sosial atau artikel perjalanan.
