KUNJUNGAN KERJA : Anggota Komisi lll DPRD Jawa Barat, Gina Fadlia Swara, saat kunjungan kerja ke P3D Cianjur, Jawa Barat.

Gina Swara Minta Sarana Prasarana Samsat Ditingkatkan

KARAWANG – Dalam rangka melakukan evaluasi pencapaian pendapatan daerah Provinsi Jawa Barat. Komisi III DPRD Jawa Barat gencar melakukan kunjungan kerja ke sejumlah instansi keuangan di Jawa Barat.
Sejak awal Februari lalu, para anggota dewan terus berkeliling daerah untuk memantau kinerja perusahaan keuangan. Khususnya, tempat pelayanan penerimaan pajak kendaraan bermotor (P3D) atau Samsat, di beberapa kabupaten dan kota di Provinsi Jawa Barat.
Menjadi fokus Komisi lll DPRD Jawa Barat, yaitu peningkatan sarana dan prasarana di semua cabang Samsat. Guna memberikan pelayanan yang maksimal untuk masyarakat.
Seperti diungkapkan anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Gina Fadlia Swara. Menurutnya, sarana dan prasarana P3D di semua cabang perlu ditingkatkan. Menurutnya, aspirasi masyarakat menginginkan tempat pembayaran pajak yang aman, nyaman, dan tidak berdesakan.
“Seperti yang kit lihat di Kabupaten Cianjur ini. Komisi lll melihat bahwa Samsat Cianjur belum memiliki gedung yang representatif. Sehingga perlu diperbaiki agar wajib pajak merasa aman dan nyaman saat membayar pajak kendaraan bermotor mereka,” ujar Gina kepada KBE, Rabu (28/4).
Gina mengatakan, P3D ini perlu melakukan kerja sama dengan berbagai pihak. Untuk melakukan penelusuran terhadap para wajib pajak. Agar target pendapatan daerah di Provinsi Jawa Barat tercapai sesuai yang direncanakan.
“Utamanya di Kabupaten Cianjur ini, mengingat wilayah Cianjur yang sangat luas dan minimnya sarana prasarana pembayaran pajak kendaraan bermotor disini,” katanya.
Di Kabupaten Karawang, lanjut Gina, pihaknya sudah lebih dulu mendorong Pemprov Jawa Barat untuk memperbanyak fasilitas Samsat Masuk Desa (Samades).
Sejauh ini, kata dia, Kabupaten Karawang dengan luas 30 kecamatan. Baru memiliki satu fasilitas Samades di Kecamatan Lemahabang Wadas. Menurutnya, idealnya Samades ini hadir satu unit di satu kecamatan.
“Memang saat ini sudah ada mobil Samsat keliling, tapi itu sangat terbatas karena jadwalnya hanya sebulan sekali di setiap kecamatan,” ujar anggota dewan asal Dapil X Jabar ini.
“Maka kita dorong untuk memperbanyak Samades ini, agar mempercepat serapan pajak kendaraan bermotor yang masuk dalam PAD Pemprov Jawa Barat,” tutupnya. (adv/wyd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here