PEMBANGUNAN : Kepala Desa Tegalsari, Awang Wibisono, saat berdiskusi dengan perangkat desa di ruang kerjanya.

KARAWANG – Gedung kantor Desa Tegalsari, Kecamatan Cilamaya Wetan, nampak sudah kusam dan lapuk. Hal itu terlihat dari tembok-tembok bangunan yang sudah terkelupas, dengan tambalan disana-sini.
Tak hanya itu, atapnya yang bocor membuat langit-langit kantor desa yang berdiri sejak tahun 1983 itu sudah lapuk dan bolong-bolong.
Melihat kondisi gedung desa yang memperihatinkan, Kepala Desa Tegalsari, Awang Wibisono bertekad segera menyelesaikan bangunan desa yang baru. Agar bisa segera ditempati dan digunakan untuk menjalankan roda pemerintahan Desa Tegalsari.
“Ya seperti yang kita ketahui, gedung desa peninggalan kades sebelumnya belum selesai di bangun. Dan saat ini, di periode saya, kita sedang kejar target,” ujar Awang kepada KBE, kemarin (10/3).
Awang menjelaskan, saat ini gedung desa baru sudah rampung sekitar 90 persen. Dengan memaksimalkan pendapatan asli desa (PAD). Diharapkan gedung desa baru itu bisa ditempati di akhir tahun 2020 ini.
“Untuk mempercepat, kita akan usahakan gunakan dana transfer yang secara regulasi bisa digunakan untuk membangun gedung tersebut,” ujarnya.
Masih, kata Awang, gedung baru Kantor Desa Tegalsari notabene sudah dibangun sejak tahun 2014 lalu. Namun, karena memang kekurangan dana. Sementara, anggaran swadaya masyarakat yang dikucurkan kala itu, peruntukannya tidak digunakan secara jelas oleh kades definitif di tahun tersebut.
“Kalau saya tidak salah, dulu tuh kekurangan Rp. 150 juta. Itu rencananya ditutup dengan swadaya masyarakat. Tapi tak jelas peruntukannya, dan akhirnya terbengkalai,” jelasnya.
Apa bila tak ada halangan, lanjut Awang, finishing pembangunan gedung desa yang baru akan rampung sebelum akhir 2020. Sementara gedung desa yang lama akan direnovasi, dan digunakan untuk kantor Gapoktan dan PAUD.
“Luas bangunan gedung desa yang baru itu 15×23 meter persegi. Sekarang tinggal pasang kaca, pintu, dan keramik. Insya allah selesai tahun ini,” imbuh Awang.
“Sementara gedung lama ini, akan kita sulap jadi kantor Gapoktan. Karena, sektor pertanian Desa Tegalsari sudah mulai maju,” tuturnya.
Sementara, Sekcam Cilamaya Wetan, Rosid, mendukung penuh upaya percepatan pembangunan yang tengah digalakan Pemdes Tegalsari. “Mudah-mudahan cepat selesai. Supaya jalannya pemerintahan lebih maksimal. Dengan kantor yang baru, yang aman dan nyaman,” tutupnya. (wyd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here