PELATDA PEPARNAS: Pelepasan atlet boccia Karawang menjalani Pelatda Peparnas XVI/2021 Papua.

KARAWANG – Atlet cabang olahraga (cabor) boccia Kabupaten Karawang, Asep dipastikan memperkuat kontingen Jawa Barat dalam ajang Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI di Papua pada November 2021. Saat ini Asep sedang menjalani pemusatan latihan daerah (Pelatda) di Kota Bandung.

“Ya, ada satu atlet Karawang yang sudah dipastikan membela Jawa Barat di Peparnas Papua. Pelepasan atlet menuju Pelatda telah kami laksanakan pada Sabtu (5/6/2021) lalu,” ujar Pembina NPCI (National Paralympic Committee Indonesia) Kabupaten Karawang yang juga menjabat Kabid Pemuda dan Olahraga Disdikpora Karawang, Jaeni, didampingi Kasi Pemuda, Heri Suryana, kepada KBE, Rabu (9/6/2021).

Selain Asep, Jaeni mengatakan, ada tiga atlet Karawang lainnya yang berpeluang membela Jawa Barat dalam kompetisi yang dikhususkan bagi atlet penyandang disabilitas di Indonesia. Ketiganya yaitu Adan dan Wati (atletik) dan Nurul (panahan).

“Saat ini ketiganya masih menjalani tahap seleksi promosi degradasi atlet untuk masuk tim Pelatda,” ucapnya.

“Kami berharap ketiganya bisa menyusul Asep masuk tim Pelatda. Kemudian keempat atlet Karawang bisa berprestasi dengan meraih medali di Peparnas. Karena selain membawa nama baik Jawa Barat, tentunya prestasi akan membuat masyarakat Karawang merasa bangga,” tambahnya.

Lebih lanjut Jaeni berharap, keberadaan penyandang disabilitas secara umum dan atlet difabel secara khusus, bisa mendapatkan perhatian besar dari semua pihak di Karawang. Dengan adanya perhatian tentunya akan mempermudah para warga difabel dalam beraktivitas, dan juga mempermudah atlet-atlet difabel dalam menjalani latihan dan pembinaan.

Terlebih, sebelumnya ada enam atlet pelajar disabilitas binaan Special Olympics Indonesia (SOIna) Kabupaten Karawang berhasil mengharumkan nama kota Pangkal Perjuangan di level nasional. Atlet-atlet asal Sekolah Luar Biasa (SLB) C Tunas Harapan dan SLB N Karawang ini membawa pulang 2 medali emas, 1 perak dan 3 perunggu dalam Kompetisi Virtual Olahraga dan Seni yang berlangsung pada Desember 2020 lalu.

“Mudah-mudahan bukti munculnya prestasi di bidang olahraga tersebut dapat mengundang kepedulian semua pihak baik pemerintah, swasta maupun masyarakat Karawang. Terima kasih kepada NPCI Jabar yang selalu konsisten memberikan penghargaan kepada warga maupun atlet difabel Karawang, seperti hari ini (kemarin) mereka menyumbangkan lima kaki palsu,” katanya. (ayi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here