IPSI Gelar Liga Pencak Silat

0
4

KARAWANG – Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Karawang terus mempersiapkan diri menghadapi gelaran Pekan Olahraga Daerah (Porda) Jawa Barat 2022. Induk pencak silat ini kini aktif menjaring atlet-alet terbaik dengan menggelar Liga Pencak Silat Kabupaten Karawang 2020.

Ketua Panitia Liga Pencak Silat Karawang, Rizki Aminudin, didampingi Sekretaris Panitia, Ardawi Sumarno, dan Kabid Humas IPSI, Rosman, mengatakan, liga yang dilaksanakan di GOR Panatayudha Karawang dengan menerapkan protokol kesehatan covid-19 dimulai Minggu (11/10/2020).

“Hari ini (kemarin) liga mulai bergulir dibuka langsung oleh Ketua Umum IPSI Karawang Pak Acep Jamhuri serta dihadiri perwakilan KONI dan Disdikpora Karawang,” ujar Rizki, Minggu (11/10/2020).

Rizki menuturkan, persiapan liga sudah dilakukan IPSI sejak dua bulan lalu. Dasar dilaksanakannya liga karena kegiatan pencak silat sudah lama vakum akibat adanya pandemi covid-19. Padahal program IPSI tetap harus dilaksanakan salah satunya mencari bibit atlet unggul putra daerah untuk Porda.

“Maka dari itu, atas izin dari Satgas Covid-19, IPSI mengadakan liga pencak silat dengan ketentuan protokoler kesehatan,” jelasnya.

Rizki menjelaskan, pertandingan liga dilaksanakan seminggu satu kali. Yang datang ke arena tanding hanya paguron yang bertanding saja, selebihnya bisa berlatih di paguron masing-masing dan menonton live pertandingan di media sosial.

Paguron yang mengikuti, lanjut Rizki, sebanyak 21 paguron dari 52 yang terdaftar di IPSI Karawang. Jumlah atlet yang terlibat 127 peserta terdiri 87 laki-laki dan 40 perempuan. Pelaksanaan selama tiga minggu yaitu tanggal 11, 17 dan 25 Oktober 2020.

“Namun bila waktunya tidak cukup, kami akan memperpanjang tanggal pelaksanaan liga. Tujuan dibuat pertemuan tiga kali untuk menghindarkan terjadinya kerumunan. Atlet yang mau tanding pun di tes suhu, cuci tangan dan menggunakan hand sanitizer. Tempat bertanding telah disemprot disinfektan dan bagi yang tidak tanding wajib menggunakan masker selama di arena pertandingan,” ucapnya.

Ketua Umum IPSI Karawang, Acep Jamhuri berharap, melalui liga pihaknya dapat menemukan bibit unggul pesilat berprestasi untuk Kabupaten Karawang.

“Hasil dari seleksi ini kita kantongi atlet pencak silat putra daerah. Nantinya akan dibina oleh IPSI Karawang,” kata pria yang menjabat juga Sekda Karawang ini.

Menurut Acep, silat merupakan bela diri asli tanah air. Masyarakat harus menjaga dan melestarikan. Tak terkecuali muatan lokal di sekolah harus diadakan. Sekda juga mengingatkan menjadi atlet berprestasi tak mudah. Perlu proses terlebih dahulu. Dari latihan, olah fisik, ketangkasan dan teknik. Kemudian berlaga dalam pertandingan menunjukan kebolehan sampai menjadi juara.

“Meski pandemi covid-19, proses latihan harus terus dilakukan secara mandiri sampai siap jadi juara. Karawang bisa jaya makmur dan tohaga,” pesan Sekda.

Wakil Ketua KONI Karawang, Nanan Taryana, mengatakan, menuju Porda 2022 Karawang harus mempersiapkan diri mulai dari sekarang. Sehingga seluruh cabor termasuk pencak silat bisa lolos babak kualifikasi Porda, kemudian berlaga di Porda dengan meraih emas untuk Karawang. (ayi/mhs)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here