Pengurus Askab PSSI Karawang dan Asosiasi Wasit Karawang foto bersama usai membahas penyelanggaraan kursus wasit C3.

Askab PSSI Karawang Gelar Kursus Wasit C3

KARAWANG – Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Karawang terus berupaya memajukan sepakbola di Kabupaten Karawang. Selain rutin menggelar liga setiap musimnya, Askab PSSI melalui Asosiasi Wasit Karawang akan menyelenggarakan kursus wasit C3.

Ketua Askab PSSI Karawang, Anda Suhanda, melalui Ketua Asosiasi Wasit Karawang, Asep Yandis, didampingi Humas Asosiasi Wasit Karawang, Parman, mengatakan, kursus lisensi wasit tingkat dasar tersebut akan digelar pada Desember 2020.

“Rencananya kursus akan berlangsung selama enam hari mulai 14 sampai 19 Desember. Jika tidak ada perubahan tempat kursus akan digelar di Hotel Grand Karawang Indah,” ujar Asep, kepada KBE, Minggu (18/10/2020).

Dijelaskan Asep, kursus wasit C3 yang akan menghadirkan wasit berlisensi FIFA, Oki Dwi Putra sebagai instruktur menjadi pelaksanaan pertama di Karawang. Panitia akan menyediakan kuota sebanyak 50 peserta.

“Hingga saat ini sudah ada 30 peserta yang mendaftar. 50 persen asal Karawang dan sisanya dari luar Karawang seperti Subang, Bekasi, Bandung, Jakarta hingga Provinsi Jawa Tengah,” jelas wasit Liga 1 ini.

Asep menegaskan, pelaksanaan kursus wasit C3 penting dilakukan. Pasalnya, saat ini Karawang hanya memiliki 43 wasit berlisensi dengan rincian 7 wasit C1 (nasional), 12 wasit C2 (provinsi) dan 24 wasit C3 (kabupaten/kota).

“Lisensi wasit C3 merupakan syarat untuk memimpin pertandingan sepakbola level kabupaten dan kota. Dengan digelarnya kursus nanti, kami berharap jumlah wasit C3 di Karawang bisa bertambah. Karena semakin banyak wasit profesional tentunya akan meningkatkan kualitas sepakbola di Karawang,” ucapnya.

Oleh karena itu, Asep berharap semua anggota atau klub peserta Liga Askab PSSI Karawang bisa mengrimkan perwakilan untuk mengikuti kursus C3. Ia memastikan, apabila tambahan peserta dari Karawang nantinya melebihi 20 kuota yang tersisa, panitia siap menggeser peserta dari luar Karawang.

“Kami juga berharap dalam kursus nanti akan banyak peserta perempuan asal Karawang. Karena saat ini Karawang hanya memiliki satu wasit perempuan yaitu Khusnul Barokah yang telah mengantongi lisensi C2. Peluang menjadi wasit tentunya bukan hanya milik laki-laki, tapi juga bisa digeluti oleh perempuan. Apalagi mulai musim 2019 telah digelar Liga 1 Putri sebagai kompetisi tertinggi sepakbola putri di Indonesia,” katanya. (ayi/mhs)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here