LAGA FINAL: Setelah mengalami penundaan hingga dua kali akibat adanya pandemi covid-19, partai final Liga Askab PSSI Karawang musim 2019-2020 dipastikan akan bergulir akhir pekan ini. Sesuai jadwal, laga puncak akan digelar di Stadion Mini Anda S Dipura, Kotabaru, Minggu (12/7).

KARAWANG – Setelah mengalami penundaan hingga dua kali akibat adanya pandemi covid-19, partai final Liga Askab PSSI Karawang musim 2019-2020 dipastikan akan bergulir akhir pekan ini. Sesuai jadwal, laga puncak akan digelar di Stadion Mini Anda S Dipura, Kotabaru, Minggu (12/7).
Ketua Askab PSSI Karawang, Anda Suhanda didampingi Sekretaris Umum, Oma Miharja Rizki, Ketua Panitia, Hamid D. Samairja, melalui Kepala Sekretariat, Irwan Setiawan, mengatakan, laga final akan menyajikan tiga pertandingan yaitu Divisi Utama, Divisi Satu, dan Divisi Dua.
“Pertandingan dimulai dari final Divisi Dua yang mempertemukan Porsib FC versus Arkop FC. Kemudian dilanjutkan final Divisi Satu antara Genesis FC dengan Pesona FC. Terakhir final Divisi Utama yaitu Putra Bangsa menghadapi CIP,” ujar Irwan, kepada KBE, Kamis (9/7).
Dijelaskan Irwan, guna mencegah penyebaran covid-19, dalam pelaksanaan final akan merujuk dan memperhatikan protokol kesehatan, salah satunya para peserta final dilarang membawa penonton agar tidak terjadi kerumunan.
“Hal ini akan kami sampaikan dengan tegas saat technical meeting pada Sabtu lusa. Jika dalam pelaksanaanya masih ada suporter klub yang tetap memaksakan hadir maka pertandingan akan kami tunda kembali,” tegasnya.
Seperti diketahui, final Liga Askab PPSI Karawang musim 2019-2020 sebelumnya akan digelar pada 29 Maret lalu. Namun karena adanya surat edaran Bupati Karawang untuk tidak mengadakan kegiatan yang memobilisasi banyak orang, dan surat edaran Asprov PSSI Jawa Barat untuk menunda seluruh kegiatan termasuk turnamen, maka final ditunda hingga 12 April.
Tak berhenti sampai di situ, setelah pengurus Askab PSSI Karawang menggelar rapat internal pada pada awal April, final kembali diputuskan untuk ditunda hingga lebaran. Keputusan tersebut diambil setelah panitia melihat situasi dan kondisi di Karawang yang saat itu masuk zona merah dengan adanya puluhan yang terinfeksi covid-19, serta ditambah keadaan Karawang yang statusnya tanggap darurat.
“Semoga saja final nanti berjalan lancar, yang mana seluruh peserta bisa mengikuti segala ketentuan yang diberlakukan saat pelaksanaan final,” harapnya. (ayi/mhs)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here