Pede Berpasangan dengan Gina, Jimmy: Asal Ibu Cellica Kalah

0

KARAWANG- Aroma politik rebutan restu Partai Gerindra Karawang makin menghangat. Para tokoh yang mendaftar ke partai ini sama-sama optimis mendapat restu dan berdampingan dengan Gina Swara yang juga sudah mendaftar,

Wakil Bupati Karawang, Ahmad Jimmy Zamakhsyari mengaku tak terkejut melihat Gina Fadlia Swara, mendaftar sebagai bakal calon Bupati Karawang melalui DPC Partai Gerindra Karawang.

Jimmy menuturkan, ia bersama Gina Swara telah bersepakat. Jika keduanya akan memposisikan diri sebagai bakal calon Bupati Karawang terlebih dulu.

Namun, kata Jimmy, apa bila hasil survey menyatakan dirinya lebih tinggi dari pada Gina Swara. Ketua PKB Karawang itu optimis, jika Gina Swara bersedia menjadi wakilnya dalam Pilbup 2020 mendatang.

“Jika (hasil survey) lebih besar saya. Ibu Gina insya allah, bersedia menjadi wakil saya,” ungkapnya, kepada KBE, Sabtu, (16/11) kemarin.

Meski demikian, sambungnya, kondisinya saat ini sama-sama tidak mengikat. Baik Jimmy maupun Gina. Diperbolehkan membuka peluang dengan partai politik lain. 

“Tapi nanti diujungnya, gimana pun caranya, (asal) Bu Cellica kalah,” tukasnya.

Hingga kini, imbuhnya, komunikasi ia dengan Gina Swara masih sangat baik. Bahkan, Jimmy mengaku, sebelum Gina mendaftar bakal calon bupati. Anak sulung mantan Bupati Karawang, Ade Swara itu, sebelumnya sudah menghubungi dirinya dulu.

“Komunikasi sampai saat ini lancar. Bahkan sebelum dia daftar, menghubungi saya dulu kok,” katanya.

Sementara bakal calon  H. Jenal Aripin (Jenal) juga sudah resmi mengembalikan mengembalikan formulir pendaftaran yang sudah diambil seminggu sebelumnya (15/11)

Namun ada yang berbeda saat kedatangannya, dirinya datang tanpa dikawal ketua parpol seperti waktu mengambil formulir pendaftaran ke Gerinda seminggu lalu. 

“Alhamdulillah, sudah berani. Kita sendiri aja. Karena yang lain juga sendiri. Kita ikuti irama yang lain aja,” kata Jenal Aripin,  saat ditanya wartawan kenapa kedatangannya ke kantor DPC Gerindra Karawang tidak diantar lagi petinggi parpol

Dikatakan Jenal, dirinya komitment 98% akan mendapatkan rekomendasi dari Partai Gerindra, sekalipun banyak kader Partai Gerindra yang mempunyai nama besar.

“Saya optimis akan mendapatkan 98% rekomendasi Partai Gerindra untuk maju di pilkada nanti 2020,”  ucapnya. 

Lanjutnya, dirinya mengaku tidak takut apabila tidak mendapatkan rekomendasi dari partai Gerindra. “Saya tidak takut meskipun ada beberapa tokoh dan nama besar yang ikuti penjaringan bersama partai Gerindra. Kalau saya takut dengan mereka, saya tidak mungkin mendaftar ke Partai Gerindra,”tuturnya. 

Saat ditanya, apakah salah satu alasannya daftar Balonbup ke PDIP dan Gerindra dirinya siap mundur dari kepengurusan DPC Demokrat Karawang, Jenal menjawab bahwa siapa saja bisa mendaftar ke penjaringan terbuka bahkan ketua parpol pun. 

“Tidak ada ke arah sana. Saya masuk dalam konteks penjaringan terbuka yang siapa saja boleh mendaftar. Ada beberapa ketua partai ikut daftar juga, gak ada masalah. Semuanya kan nanti itu dibahas di DPP. Soal target koalisi gemuk, yang pasti targetnya harus menang saja,” pungkasnya. 

Seperti diketahui, pencalonan H. Jenal Aripin di Pilkada Karawang sudah mendapatkan dukungan dari PDI Perjuangan dan parpol yang tergabung dalam Fraksi Pangkal Perjuangan DPRD Karawang, yaitu PAN, PPP dan Hanura (minus dukungan Partai NasDem). Hal inilah yang kemudian seminggu lalu agenda pengambilan formulir Balonbup H. Jenal Aripin ke DPC Gerindra Karawang diantar langsung oleh beberapa ketua parpol.

Di tempat berbeda, Gina Swara mengatakan, situasi politik saat ini masih sangat cair. 

Kata Gina, selain Jimmy, ia mengaku berkomunikasi baik dengan beberapa partai politik. Seperti PKS, Golkar, dan PDI-P. “Sampai sejauh ini, kita semua masih dalam tahap komunikasi,” ujarnya.

“Semuanya intens, Kang Jimmy juga komunikasi baik. Begitupun dengan PDI-P,” imbuhnya.

Masih kata Gina, untuk saat ini, dirinya belum ingin mengambil keputusan terlalu jauh. Menurutnya, ada aturan dan mekanisme partai yang harus ia hormati.

“Saya belum mau mengambil langkah terlalu jauh. Takut ada mekanisme partai yang nanti saya langkahi. Kalau gitu, nanti saya dapat teguran dari DPP,” tegasnya.  (wyd/gie/shn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here