KARAWANG– Sebanyak 89 SMP dan 852 SD negeri di Kabupaten Karawang secara serentak menggelar Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun pelajaran 2020-2021 mulai Senin (29/6) hari ini. SMP dan SD negeri tersebut tersebar di 30 kecamatan yang ada di Karawang.
Kepala Bidang Pendidikan Sekolah Menengah Pertama (PSMP), Disdikpora Karawang, Supandi, melalui Kasi Kurikulum Kesiswaan dan Ketenagaan, Warju, mengatakan, PPDB jenjang SMP/MTs negeri dilaksanakan dalam empat tahap untuk 4 jalur PPDB yang tersedia.

“PPDB SMP/MTs negeri di Karawang dibagi empat jalur yaitu zonasi (50 persen), afirmasi/keluarga ekonomi tidak mampu (20 persen), perpindahan tugas orang tua/wali, luar kabupaten, anak guru dan tendik (5 persen), dan prestasi (25 persen),” ujar Warju, kepada KBE, baru-baru ini.

Dijelaskan Warju, pendaftaran tahap pertama digelar mulai 29 Juni hingga 1 Juli. Tahapan ini berlaku untuk jalur zonasi satu desa dengan sekolah tujuan sebesar 50 persen, afirmasi/keluarga ekonomi tidak mampu sebesar 20 persen, dan perpindahan tugas orang tua/wali, luar kabupaten, anak guru dan tendik sebesar 5 persen. Pengumuman pada 1 Juli pukul 17.00 WIB.

Kemudian, pendaftaran tahap kedua bergulir 2-3 Juli untuk jalur zonasi desa yang berbatasan langsung dengan sekolah tujuan (apabila zonasi satu desa dengan sekolah tujuan masih menyisakan kuota), dan prestasi non akademik sebesar 15 persen. Pengumuman pada 3 Juli pukul 17.00 WIB.

Selanjutnya, pendaftaran PPDB tahap ketiga pada 4-5 Juli untuk jalur zonasi desa se-kecamatan dengan sekolah tujuan (apabila zonasi desa yang berbatasan langsung dengan sekolah tujuan masih menyisakan kuota). Pengumuman pada 5 Juli pukul 17.00 WIB.

Terakhir, pendaftaran PPDB pada 6-7 Juli untuk jalur prestasi akademik sebesar 10 persen, ditambah sisa kuota masing-masing jalur. Pengumuman pada 7 Juli pukul 17.00 WIB.

“Pendaftaran lulusan tahun pelajaran 2019-2020 dilakukan kolektif oleh sekolah asal secara online melalui laman https://ppdb.disdikpora.karawangkab.go.id. Apabila terjadi permasalahan misal data ditolak sistem maka pendaftarannya dapat dilakukan di sekolah tujuan,” ucapnya.

“Bagi lulusan tahun pelajaran 2018-2019 dan tahun sebelumnya pendaftaran dilakukan secara perorangan dengan datang langsung ke sekolah yang dituju. Untuk calon peserta didik baru kelas VII SMP/MTs berusia paling maksimal 15 tahun pada awal tahun pelajaran 2020-2021 (per tanggal 13 Juli 2020),” pungkas Warju yang menjabat juga sebagai Wakil Ketua PPDB Bidang Pendidikan SMP.

Kepala Bidang Pendidikan Sekolah Dasar (PSD), Disdikpora Karawang, Yani Heryani, melalui Kasi Kurikulum Kesiswaan dan Ketenagaan, Mulyana Surya Atmaja, mengatakan, PPDB SD/MI negeri akan berlangsung enam hari mulai 29 Juni hingga 4 Juli 2020.

“Pendaftaran calon peserta didik baru SD/MI dilakukan secara tertulis dengan format.1 yang telah disediakan oleh sekolah dilampiri dengan Akte Kelahiran/Surat Kenal Lahir/surat keterangan dari RT/RW, dan Kartu Keluarga yang di dalamnya tertera nama siswa tersebut,” ujar Musa, sapaan akrab Mulyana Surya Atmaja.

“Pendaftaran dilakukan langsung secara perorangan oleh orang tua/wali calon peserta didik baru tentunya dengan menjalankan protokol kesehatan pencegahan covid-19,” ucapnya.

Dijelaskan Musa, calon peserta didik kelas 1 SD/MI telah berusia 7 sampai dengan 12 tahun atau serendah-rendahnya 6 tahun. Pengecualian syarat usia paling rendah 6 tahun yaitu paling rendah 5 tahun 6 bulan pada 1 Juli tahun berjalan, yang diperuntukkan bagi calon peserta didik yang memiliki potensi kecerdasan dan/atau bakat istimewa dan kesiapan psikis yang dibuktikan dengan rekomendasi tertulis dari psikolog profesional/dewan guru sekolah.

“Calon peserta didik berusia 7 sampai dengan 12 tahun wajib diterima. Tidak dipersyaratkan seleksi akademik, bisa baca tulis hitung dan memiliki ijazah/sertifikat TK/RA/PAUD,” jelasnya.

Mengenai waktu pengumuman calon peserta didik baru yang diterima atau tidak, Musa mengatakan, akan dilaksanakan secara serempak pada 6 Juli 2020 di sekolah masing-masing dengan surat keretangan kepala sekolah.

Lebih lanjut Musa menambahkan, bagi SD/MI swasta dapat menerima pendaftaran calon peserta didik baru lebih awal dari jadwal PPDB sekolah negeri, dan berkahir hingga 30 Juli 2020.

“Bagi SD/MI negeri maupun swasta yang belum memenuhi kuota daya tampung yang telah ditetapkan oleh Koordinator Wilayah Kecamatan Bidang Pendidikan (Korwilcambidik), dapat menerima tambahan pendaftaran sampai dengan 30 Juli mendatang,” katanya.

Untuk diketahui, dalam petunjuk teknis pelaksanaan PPDB, pelaksanaan daftar ulang bagi calon peserta didik baru jenjang SD/MI dilaksanakan pada 7-8 Juli. Sedangkan bagi jenjang SMP/MTs pada 8-9 Juli. Sementara hari pertama masuk sekolah jenjang SD/MI dan SMP/MTs bersamaan pada 13 Juli. (ayi/mhs)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here