Baca Buku dan Al-Quran jadi Rutinitas

Baca Buku dan Al-Quran jadi Rutinitas
MEMBACA AL-QURAN: Siswa SMP Tunas Utama Karawang saat membaca al-Quran bersama sebelum terjadinya pandemi. Kegiatan dilakukan sebagai salah satu upaya meningkatkan imtaq.
0 Komentar

SMP TUNAS UTAMA KARAWANG CETAK LULUSAN UNGGUL DALAM IMTAQ DAN IPTEK

KARAWANG – SMP Tunas Utama Karawang aktif membudayakan membaca buku dan al-Quran bagi seluruh peserta didiknya. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai salah satu upaya mencetak lulusan yang unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) serta memiliki iman dan taqwa (imtaq).

Kepala SMP Tunas Utama Karawang, Yudi Wahyudi mengatakan, dalam mencetak lulusan yang unggul dalam segi Imtaq, sekolah yang beralamat di Jalan Suhud Hidayat Kelurahan Adiarsa Timur Kecamatan Karawang Timur tak hanya membudayakan membaca al-Quran, tapi aktif mengenalkan sejumlah pendidikan agama lainnya seperti menghafal al-Quran.

“Membaca dan menghafal Al-Quran kami laksanakan sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai. Termasuk dalam masa pembelajaran jarak jauh seperti saat ini. Insyaallah siswa sekolah ini kami targetkan minimal hafal juz 30 saat lulus nanti,” ujar Yudi, kepada KBE, Senin (8/3/2021).

Baca Juga:Komisi I DPRD Terima Hearing soal Polemik Tes Tulis PilkadesKisruh PHK PT Komatsu

Selain membaca dan menghafal al-Quran, Yudi menambahkan, sebelum KBM seluruh siswa juga wajib melaksanakan shalat dhuha. Kemudian bergiliran membawakan kultum yakni satu siswa perhari.

“Kami juga memiliki ekstrakurikuler (ekskul) kasidah. Sebelum terjadinya pandemi covid-19, anak-anak yang aktif di ekskul kasidah sering dipercaya tampil dalam berbagai perayaan hari besar Islam hingga hajatan masyarakat,” ucapnya.

Sementara untuk bidang Iptek, Yudi menjelaskan, selain aktif membudayakan membaca buku, sekolah yang berada di bawah naungan Yayasan Tunas Utama Karawang dan terakreditasi B ini memiliki laboratorium komputer dan juga ditunjang belasan guru yang berkompeten di bidangnya.

“Untuk kegiatan literasi perpustakaan dilaksanakan seminggu dua kali. Di masa pandemi ini membaca buku tetap dilaksanakan secara tatap muka dengan protokol kesehatan. Namun untuk prestasi hasil dari membaca membaca dilakukan secara online saat kegiatan PJJ,” katanya.

“Baik kegiatan keagamaan maupun literasi perpustakaan telah kami jalankan dari 2016. Semoga melalui kegiatan tersebut mampu membentuk karakter siswa yang berakhlakul karimah, dan juga menambahkan wawasan dan ilmu pengetahuan. Sehingga seluruh siswa kami bisa bisa seimbang dalam pengetahuan dunia dan akhiratnya,” pungkasnya. (ayi/mhs)

0 Komentar