SERTIFIKAT : Akademi Komunitas Toyota Indonesia (AKTI) memberikan sertifikat kompetensi untuk Guru SMK Binaan mereka.

KARAWANG – Akademi Komunitas Toyota Indonesia (AKTI) memberikan sertifikat kompetensi untuk Guru SMK Binaan yang telah melaksanakan pelatihan Monozukuri selama dua minggu. 

Pelatihan Monozukuri sendiri terdiri dari beberapa skill utama seperti, mengoperasikan perkakas tangan, membaca dan membuat gambar teknik, penggunaan alat ukur dan finishing. 

Kegiatan ini merupakan bagian dari sinkronisasi kurikulum antara dunia usaha dan Industri dengan sekolah kejuruan yang merupakan bagian dari implementasi Permenperind No.3 tahun 2017.

Wakil Direktur AKTI II, Mursyid mengatakan, AKTIF komitmen untuk meningkatkan sumber daya manusia para guru SMK binaan PT TMMIN sebagai bagian dari sinkronisasi kurikulum. Guru ini merupakan hal yang paling utama yang perlu di tingkatkan karena merekalah yang akan mencetak para siswa kedepan. 

“Pembinaan para guru ini akan terus ditingkatkan sebagai upaya peningkatan kualitas SDM dari Hulu (pembinaan di sekolah kejuruan) sampai hilir (keterserapan di industri). Sehingga terjadi peningkatan SDM kita kedepan” kata Mursyid, Senin (20/6). 

Mursyid berharap mereka dapat mengimplementasikan pengetahuan yang sudah di dapatkan ketika melaksanakan pelatihan selama dua minggu. 

“Diharapkan dari training ini para guru dapat melakukan On the Job Training, dengan cara merevitalisasi perangkat kerja bangku di sekolah, metode pengajaran, standarisasi peralatan dan materi pengajaran yang semuanya diadopsi dari pelatihan yang diikuti selama 2 minggu ini,” tukasnya. (Rul/Wyd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here