RAPAT KAMPUS: Ketua YPLP Dikti PGRI Karawang, Undang Sukarta (tengah) saat memimpin rapat IKIP PGRI Karawang. Kampus PGRI Karawang kini sedang fokus melaksanakan penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2021/2022.

KARAWANG – Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) PGRI Karawang terus eksis mengepakkan sayapnya. Kampus yang berlokasi di gedung PGRI Karawang ini aktif menjaring mahasiswa baru menyambut tahun akademik 2021/2022.

“Ya, saat ini kami sedang membuka penerimaan mahasiswa baru. Ini menjadi tahun kedua setelah kami mulai membuka pendaftaran pada tahun lalu (2020),” ujar Ketua Yayasan Pembina Lembaga Pendidikan (YPLP) Dikti PGRI Karawang, Undang Sukarta, kepada KBE, belum lama ini.

Apih, sapaan akrab Undang Sukarta, mengatakan, seperti tahun sebelumnya, penerimaan mahasiswa baru dibuka untuk program sarjana (S1) dan magister (S2). S1 terdiri dari 7 program studi yaitu pendidikan bahasa indonesia, pendidikan luar sekolah, pendidikan bahasa inggris, pendidikan matematika, pendidikan guru PAUD, pendidikan guru SD, dan pendidikan bimbingan konseling. Sedangkan S2 menyediakan tiga program studi mulai dari pendidikan bahasa indonesia, pendidikan luar sekolah, dan pendidikan matematika.

“Penerimaan mahasiswa baru program S1 dan S2 telah kami buka mulai Maret dan akan berakhir pada Agustus mendatang. Calon mahasiswa yang mau mendaftar bisa datang langsung ke Gedung PGRI Karawang atau mendaftar secara online,” ucapnya.

Apih menjelaskan, di tahun pertama penyelenggaraan perkuliahan (tahun akademik 2020/2021), IKIP PGRI baru menjalankan program S2 khususnya program studi pendidikan bahasa indonesia. Karena itu, di tahun keduanya ini IKIP PGRI menargetkan bisa menyelenggarakan perkuliahan untuk program S1.

“Sejauh ini program studi PGSD sudah mulai banyak peminatnya. Semoga di tahun akademik 2021/2022 kami bisa mulai menjalankan perkuliahan untuk program S1,” harapnya.

Seperti diketahui, IKIP PGRI Karawang resmi berdiri pada 2020 yang ditandai dengan adanya penandatanganan MoU antara PGRI Karawang dan IKIP Siliwangi pada 7 Oktober 2020.

Kehadiran kampus, diharapkan Apih, bisa memberikan banyak pilihan bagi masyarakat Karawang dalam upaya melanjutkan pendidikan di jenjang perguruan tinggi. Khususnya bisa mengakomodir anak-anak guru yang tidak bisa masuk ke perguruan tinggi negeri seperti Unsika.

“Biaya kuliah di IKIP PGRI kami pastikan tidak akan memberatkan para calon mahasiswa, karena bisa terjangkau oleh semua lapisan masyarakat dengan biaya yang murah. Insyaallah, ke depannya IKIP PGRI Karawang akan mandiri tidak terus menginduk ke IKIP Siliwangi, saat ini kami sedang mengurus izin operasionalnya,” katanya. (ayi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here