ATLET KJTC: Atlet-atlet KJTC saat foto bersama usai menjalani sesi latihan di Lapangan Tenis GOR Panatayudha Karawang.

KARAWANG– Karawang Junior Tennis Club (KJTC) terus aktif membina atlet-atlet junior cabang olahraga tenis lapangan. Pembinaan dilakukan guna mencetak atlet-atlet berkualitas sekaligus memasyarakatkan olahraga tenis lapangan di Kabupaten Karawang.
Founder KJTC, Erni Eko Suswati, mengatakan, sejak didirikan pada 7 Januari 2007, KJTC konsisten membina atlet-atlet junior dengan menggelar proses latihan di Lapangan Tenis GOR Panatayudha, Karawang, Senin hingga Jumat sore.
“Saat pandemi covid-19 ini kami hanya menggelar latihan tiga hari dalam sepekan yaitu setiap Selasa, Rabu dan Kamis. Alhamdulillah setelah sempat diliburkan di awal pandemi, KJTC telah kembali aktif menggelar latihan mulai September,” ujar Erni, yang terjun langsung sebagai pelatih KJTC, kepada KBE, Kamis (19/11/2020).
Selain latihan rutin, klub yang aktif mengadakan acara sosial bersama orang tua atlet ini sesekali menjalani latihan bersama dengan klub asal luar daerah seperti Blue Bird Bandung.
“Kami juga aktif menggelar try out untuk menambah jam terbang dan meningkatkan mental bertanding atlet. Try out ini sekaligus menjadi sarana evaluasi hasil latihan yang rutin kami jalani. Insyaallah pada 5 Desember mendatang beberapa atlet kami akan menjalani latihan bersama dengan atlet pengcab pelti Kabupaten Bekasi,” ucapnya.

Berkat kerja keras dan konsistensi pengurus klub serta dukungan orang tua atlet, kini KJTC menjadi gudang lahirnya atlet-atlet yang diandalkan Karawang dalam menghadapi berbagai kejuaraan olahraga bergengsi seperti Popwilda, Popda, Porda hingga PON.

Perhelatan Porda Jawa Barat yang berlangsung di Kabupaten Bogor dua tahun silam menjadi salah satu bukti keberhasilan pembinaan yang dilakukan KJTC. Saat itu, empat atlet asal KJTC yaitu Tristan Ramadhana Suryaji, Ahmad Akmal Fadilah, Iraqi Maharani dan Alya Nabila mewakili Karawang.

Bahkan, KJTC pernah mengantarkan beberapa atletnya menempati peringkat 10 besar nasional (Viqri Andriansyah) dan 8 besar nasional (Fikri Luthfi), semifinalis Popda, hingga ada yang berlaga digelaran PON 2016.

“Semoga pembinaan yang kami lakukan bisa membantu kemajuan tenis lapangan Karawang baik dalam segi prestasi maupun popularitas dengan semakin digemari oleh generasi muda,” harap pelatih yang sering dipercaya menangani tim tenis lapangan Karawang baik di ajang Popwilda, Popda hingga Porda.

“Karena saat ini cabang olahraga tenis lapangan di Karawang masih kurang begitu diminati dengan sangat minimnya atlet yang ada. Meski kondisi ini seiring dengan status Jawa Barat dan beberapa provinsi lainnya yang mengalami krisis atlet junior cabang olahrga tenis lapangan,” kata alumni STIE Perbanas Kuningan yang memiliki sertifikat kepelatihan nasional level 1 ITF ini. (ayi/mhs)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here