MTsN 4 Miliki Program Santunan Siswa

0
53

KARAWANG – Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri 4 Karawang tak hanya fokus memberikan kesempatan kepada lulusan SD/MI untuk bisa melanjutkan pendidikan dengan masuk madrasah tersebut, tapi aktif mendorong semangat bersekolah siswa yatim melalui program santunan.

Kepala MTsN 4 Karawang, Suparwoto, mengatakan, program santunan siswa yatim merupakan agenda tahunan yang rutin digelar madrasah yang dipimpinnya. Bentuk santunan yang diberikan seperti memberikan perlengkapan sekolah mulai dari seragam, buku, tas, sepatu, dan lainnya.

“Tujuannya agar siswa yatim bisa fokus belajar tanpa harus memikirkan perlengkapan sekolah yang mungkin belum mereka miliki,” ujar Suparwoto, kepada KBE, baru-baru ini.

Disebutkan Suparwoto, pada tahun pelajaran 2019-2020, MTsN 4 Karawang memberikan santunan kepada 89 siswa yatim. Jumlah tersebut dipastikan berubah saat memasuki tahun pelajaran 2020-2021.

“Dengan masuknya peserta didik baru di kelas VII, maka nantinya akan kami data kembali berapa jumlah siswa yatim yang berhak menerima santunan di tahun pelajaran 2020-2021,” ucapnya.

Selain santunan kepada siswa yatim, Suparwoto menjelaskan, di MTsN 4 Karawang juga rutin dilaksanakan infak untuk membantu siswa kurang mampu yang tidak memiliki ongkos dan uang jajan.

“Untuk santunan siswa yatim bersumber dari infak yang diberikan oleh guru-guru. Sedangkan bantuan kepada siswa yang tidak memiliki ongkos dan uang jajan bersumber dari infak guru dan siswa,” jelasnya.

Suparwoto menegaskan, tujuan diadakannya infak di madrasah yang beralamat di Jalan R.M Soleh No. 4C Sadamalun Karawang Kulon, dan Jalan R.H.S Saca Kusumah Pasirjengkol Tanjungpura, agar seluruh siswa memiliki kepedulian terhadap sesama.

“Kami tak hanya ingin meluluskan generasi yang memiliki ilmu pengetahuan dan memahami dan mampu membaca dan menulis Alquran saja, tapi juga memiliki kepedulian yang tinggi terhadap di sekelilingnya. Intinya bisa seimbang dalam hal pengetahuan maupun akhlaq,” tegasnya.

MTsN 4 Karawang yang ditunjang 42 guru (29 PNS dan 13 honorer), perpustakaan, laboratorium komputer, sarana olahraga, mushola, dan 15 kegiatan ekstrakurikuler, juga memiliki beberapa program yang berkaitan dengan keagamaan seperti muhadharah (pembacaan Alquran dan ceramah oleh siswa, menghafal juz 29 dan 30, dan lainnya.

Saat ini, madrasah yang memiliki visi “madrasah berkualitas IMTAQ, IPTEK dan berorientasi masa depan,” ini sedang menggelar PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru). Proses PPDB digelar secara online (https://forms.gle/Y6uFHH9wcrkoepaC8) maupun manual (datang langsung ke madrasah). (ayi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here