UKIR PRESTASI: 84 mahasiswa Unsika berhasil mengukir prestasi dengan lolos dalam program Studi Independen Bersertifikat yang diluncurkan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.

Lolos Program Studi Independen Bersertifikat Kemendikbudristek

KARAWANG – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) meluncurkan program Studi Independen Bersertifikat yang merupakan bagian dari Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dengan menggandeng 122 mitra yang berasal dari industri, dunia usaha dan dunia kerja (IDUKA).

Dikutip dari laman resmi kampus merdeka Kemendikbud (2021) dijelaskan, program ini diperuntukkan bagi mahasiswa yang ingin menguasai kompetensi spesifik dan praktis. Mereka bisa mencicipi belajar dan mengembangkan diri di luar kampus sesuai dengan minat dan orientasinya dengan tetap diakui sebagai bagian dari aktivitas kuliah formalnya melalui pengakuan dan penyetaraan sistem kredit semester (SKS).

Pada tahun pertama peluncuran program, sebanyak 84 mahasiswa Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) berhasil mengukir prestasi setelah lolos dalam program tersebut.

Mahasiswa Unsika yang lolos tersebut diterima di 22 mitra industri dan satu kementerian. Secara rinci, mereka adalah satu mahasiswa dari Fakultas Hukum (FH), satu mahasiswa dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), satu mahasiswa dari Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES), tiga mahasiswa dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP).

Kemudian, 18 mahasiswa dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), 22 mahasiswa dari Fakultas Teknik (FT), dan 38 mahasiswa dari Fakultas Ilmu Komputer (FASILKOM).

Program Studi Independen Bersertifikat ini dirancang berdasarkan kasus ril yang dihadapi oleh mitra industri dan dilaksanakan melalui kursus singkat, bootcamp, massive open online course (MOOC) dan lain-lain. Untuk mengikuti studi ini, mahasiswa melewati beberapa tahapan mulai dari pendaftaran di portal Kampus Merdeka, memilih program yang diminati hingga tahapan seleksi oleh mitra IDUKA.

Selain memberikan manfaat berupa pengembangan keterampilan, mahasiswa juga mendapatkan kesempatan mengikuti program sertifikasi yang diakui Kemdikbudristek selama 1-2 semester penuh, biaya partisipasi, biaya hidup dan sertifikat jika lulus program sertifikasi dari Mitra IDUKA. (rls/wyd/ayi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here