EDUKASI: BEM Fakultas Pertanian Uniska mengedukasi petani dan peternak domba di Desa Lemahmulya mengenai pemanfaatan limbah urine domba menjadi pupuk yang memiliki nilai jual, Selasa (28/10/2021).

Edukasi Petani dan Peternak Domba Lewat PHP2D

KARAWANG – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Pertanian Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) mengedukasi petani dan peternak domba di Desa Lemahmulya, Kecamatan Majalaya mengenai pemanfaatan urine domba. Kotoran yang selama ini dianggap limbah dan tidak bernilai tersebut disulap menjadi pupuk yang memiliki nilai jual.

Melalui Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa (PHP2D) Kemendikbud, BEM Fakultas Pertanian Unsika mengadakan penyuluhan dan pelatihan pembuatan biourine kepada para petani dan peternak domba pada Selasa (28/9) lalu. Kegiatan dihadiri beberapa mitra di antaranya UPTD Kecamatan Majalaya, peternak domba, Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani), Poktan (Kelompok Tani), perangkat desa, serta masyarakat Desa Lemahmulya.

Dalam pembuatan biourine, mahasiswa Unsika menambahkan bahan-bahan alami seperti jahe, daun pepaya, kunyit (dihaluskan), terasi, kapur pertanian (dolomit), serta larutan gula merah dalam pembuatan biourine. Semua bahan dicampurkan dan didiamkan selama 14 hari dalam tangki dengan bantuan aerator.

Kemudian, setelah proses tersebut biourine siap digunakan petani sebagai pupuk sekaligus pestisida tanaman. Penggunaan bahan alami lebih ekonomis serta bahannya mudah ditemukan di pasar dan hanya sedikit berdampak negatif bagi tanaman khususnya padi.

“Biourine merupakan inovasi yang sangat cocok dilakukan di Desa Lemahmulya. Melihat dari potensi desa yang terdapat banyak peternak sehingga urine yang biasanya dibuang dapat dimanfaatkan,” ujar Ketua Gapoktan Citra Sembada, Kurnia, belum lama ini.

Kurnia menegaskan, setelah mengetahui cara pembuatan biourine tersebut, kelompoknya akan mencoba mempraktikan ilmu yang mereka terima. 

Sementara itu, mahasiswa berharap, pembuatan produk biourine mampu meningkatkan kerjasama antara petani dengan peternak domba. Produk ini juga diharapkan mampu meningkatkan penghasilan petani serta peternak domba karena biourine memiliki harga jual sehingga dapat menambah pendapatan. (rls/ayi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here