Unsika Dominasi UNIC 2021

0

Sabet Dua Gelar Juara Usai Bersaing dengan Puluhan Perguruan Tinggi

KARAWANG – Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) tampil mendominasi dalam lomba Unsika National Innovation Challenge (UNIC) 2021. Kampus negeri di Karawang ini mampu menyabet dua gelar juara dari tiga jenis lomba yang dipertandingkan.

Dalam kegiatan lomba yang digelar Unsika bersama Forum Rektor Indonesia (FRI) dan Kemenko PMK, terdapat tiga jenis perlombaan yaitu Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI), Documentary Video Competition dan Business Plan Competition (BPC).

Mahasiswa Unsika berhasil menyabet juara 1 dalam dua kategori lomba yaitu Documentary Video Competition dan Business Plan Competition (BPC). Selain itu, prestasi masih berlanjut karena mahasiswa Unsika juga mampu menempati juara harapan 1 Lomba Karya Tulis Ilmiah, juara 3 dan juara harapan 1 Documentary Video Competition.

Kegiatan UNIC 2021 yang mengangkat tema “Kebangkitan Nasional dengan Semangat Gotong Royong dari Masa Pandemi Covid-19 Menuju Generasi Emas 2045 di Era Industri 4.0 dan Society 5.0” dan ditutup dengan  kegiatan Seminar Nasional ini mendapat atensi dan respon mahasiswa yang sangat tinggi. Hal tersebut dapat dibuktikan dari jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ini. Total peserta sebanyak 203 tim dengan jumlah mahasiswa yang terlibat sebanyak 774 mahasiswa dari 76 perguruan tinggi Se-Indonesia.

Sebelumnya, poster UNIC rilis pada tanggal 9 Juli 2021 dengan pendaftaran dimulai pada 28 Juli 2021, pengumuman 10 besar finalis tanggal 17 september, sampai pengumuman juara saat pelaksanaan kegiatan seminar nasional UNIC 12 Oktober 2021.

Untuk dapat lolos ke tahap finalis, peserta UNIC melewati beberapa tahapan penjurian untuk dipilih karya terbaik. Dari 203 tim hanya 90 tim yang lolos tahap 1, dan 10 tim terbaik dari setiap jenis perlombaan yang lolos menjadi finalis dan melaju ke tahap presentasi. Adapun perguruan tinggi yang menjadi finalis dalam lomba UNIC di antaranya Universitas Brawijaya, Institut Teknologi Kalimantan, Politeknik Negeri Malang, Universitas Airlangga, Universitas Esa Unggul, Universitas Hasanuddin, Universitas Islam Bandung, Universitas Muhammadiyah Bandung, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka, Universitas Negeri Manado, Universitas Negeri Surabaya, Universitas Slamet Riyadi, Universitas Teuku Umar, Aceh Barat, UPNVJ, dan Universitas Singaperbangsa Karawang.

Setiap bidang perlombaan terdapat 3 juara utama, dan 2 juara harapan. Berdasarkan keputusan juri dari hasil penilaian karya tulis dan presentasi, untuk bidang perlombaan Karya Tulis Ilmiah, juara 1 diraih oleh Gaos Tipki Alpandi mahasiswa Universitas Airlangga dengan judul karya “Rubrik” (Ruang Diskusi, Aspirasi, Dan Ekspresi) Solusi Kebebasan Berpendapat Sebagai Wujud Kebangkitan Nasional Di Era Society 5.0, juara 2 diraih oleh syahrul ramadhan (Universitas Airlangga dengan karya MACHO TEA (Madu, Cokelat, dan Teh): Minuman Kaya Kandungan Gizi Mengobati Anxiety Dampak Pandemi Covid-19 Mahasiswa Provinsi Jawa Timur), dan Juara ke 3 diraih mahasiswa Universitas Esa Unggul atas nama Kholilur Rachman dengan judul karya Pengaruh Penggunaan Marketplace dan Dompet Digital Terhadap Nilai Penjualan UMKM Kuliner Selama Masa Pandemi di DKI Jakarta.

Sedangkan untuk juara harapan 1 diraih Sumiati mahasiswa Unsika dengan judul karya Hybrid Learning Systems (HySL) dalam optimalisasi pendidikan di Indonesia berbasis Education Technology, dan juara harapan 2 diraih mahasiswa Universitas Brawijaya atas nama Anisa Cindy Arzamitha dengan karya berjudul KUDigital: Digitalisasi KUD untuk Mengembangkan Perekonomian Masyarakat Desa.

Pada bidang lomba Documentary Video Competition, juara 1 diraih mahasiswa Unsika atas nama ketua Egi Nuraliansyah dengan judul karya Taruh Nyawa. Juara 2 diraih Christopher Andreas mahasiswa Universitas Airlangga dengan karya Saring Sebelum Sharing untuk Memaksimalkan Gerakan Revolusi Mental pada Masa Pandemi, dan juara ke 3 diraih Arjun Dwi Patlan Dimyati mahasiswa Unsika dengan judul Roda (Kehidupan). Sedangkan juara harapan 1 diraih oleh Delvieri Salsa Bella Putri mahasiswa Unsika dengan karya Mythomania, dan juara harapan 2 diraih Muhammad Yunus mahasiswa Universitas Hasanuddin dengan karya berjudul Revolusi Belajar Daring.

Sementara itu, bidang lomba Bussiness Plan Competition juara 1 diraih mahasiswa Unsika atas nama ketua Nurlia Hasna Nabilah dengan karya “PADUEKA”, juara 2 diraih Ahlul Duwi Saputra mahasiswa Institut Teknologi Kalimantan dengan judul karya SOLVE : Aplikasi Jasa Penyediaan Tenaga Ahli sebagai Solusi Pemulihan Ekonomi Masyarakat di Kota Balikpapan, dan juara ke 3 diraih Amelia Rahmawati mahasiswa Politeknik Negeri Malang dengan karya PO COFFEE (Portulaca oleraea Coffee): Pengembangan Inovasi Produk Healthy Drink Guna Resiliensi Ekonomi Pasca Pandemi. Sedangkan juara harapan 1 diraih mahasiswa UPNVJ atas nama Arian Dwi Maulida dengan karya RonSOC (aplikasi jual beli barang bekas dan sampah daur ulang), dan juara harapan 2 diraih Syahrul Muhharram dari Universitas Teuku Umar, Aceh Barat dengan judul Pro- HDS (Probiotik Herbal Daun Saga).

Semua juara dalam lomba UNIC memperoleh uang pembinaan dengan total Rp 35 Juta, medali UNIC, dan Sertifikat penghargaan. Selain itu semua Karya finalis 10 besar pada bidang Karya Tulis Ilmiah akan masuk kedalam buku yang launching perdana saat pelaksanaan Seminar UNIC, dan pemutaran video juara video dokumenter. (rls/wyd/ayi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here