ASET KARAWANG: Raihan Somantri (podium satu) menjadi aset Kabupaten Karawang di masa yang akan datang. Meski masih belia, segudang prestasi berhasil ditorehkan mulai dari kejuaraan tingkat provinsi hingga nasional.

KARAWANG – Atlet tenis lapangan asal Kabupaten Karawang, Raihan Somantri menjadi aset Kabupaten Karawang di masa yang akan datang. Meski masih belia, segudang prestasi berhasil ditorehkan mulai dari kejuaraan tingkat provinsi hingga nasional.
Tak heran, berkat performa hebatnya tersebut, atlet kelahiran Karawang, 17 April 2010 yang terlahir dari pasangan Sardani Somantri dan Euis Sri Mulyati ini selalu disegani lawan-lawannya dalam berbagai kejuaraan, bahkan berhasil menempati posisi 9 peringkat nasional KU-10 hingga Desember 2019 lalu.
Beberapa prestasi yang diraih siswa kelas 4 SD Taman Siswa Cikampek ini seperti juara 1 tunggal putra dan juara 2 ganda putra Kejurnas Tenis Junior Piala Bupati Bogor 2019, juara 3 tunggal putra dan juara 2 ganda putra FIX Bandung 2019.
Kemudian, juara 3 tunggal dan ganda putra Amman Mineral Detec Junior Open 2019 di Jakarta, juara 2 tunggal putra Piala Rektor ITB 2019, juara 1 ganda putra Amman Mineral Detec Junior Open 2019 di Yogyakarta, juara 3 ganda putra Kejurnas Tenis Junior Piala Thamrin 2019, juara 1 tunggal putra Kejurnas Remaja Tenis Jakarta 2018, dan masih banyak prestasi lainnya.
“Alhamdulillah, kami sebagai orang tua sangat bangga. Semoga Raihan (Somantri) bisa konsisten mempertahankan prestasi cabang olahraga tenis lapangan ini hingga dewasa nanti, terutama mampu berprestasi dan mengharumkan Karawang di Porda, Jawa Barat di PON, bahkan Indonesia dalam kejuaraan internasional,” ujar ayah sekaligus pelatih Raihan, Sardani Somantri, Senin (9/3).
Dijelaskan Sardani, Raihan yang merupakan adik dari petenis muda berprestasi Rifky Ananda Somantri dan kaka dari Raisya Putri Somantri mengenal cabang olahraga tenis lapangan sejak usia 7 tahun.
Saat ini, atlet yang tinggal di Kampung Sukamanah Barat, Desa Cikampek Barat, Kecamatan Cikampek, Karawang , Jawa Barat aktif berlatih 4 sampai 5 kali dalam seminggu di Lapangan Tenis Pupuk Kujang, Sukaseri, Texmaco, dan GOR Panatayudha.
“Insyaallah saya akan selalu bekerja keras dalam proses latihan bersama ayah (Sardani Somantri) demi mewujudkan cita-cita menjadi atlet profesioanl, serta membuat bangga kedua orang tua dan keluarga,” ucap Raihan. (ayi/mhs)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here