KUNJUNGAN SISWA: Kemarin (23/6) puluhan siswa - siswi Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al Hurriyyah Kecamatan Kutawaluya mengunjungi tempat bersejarah Monumen Rawa Gede di Kecamatan Rawamerta dan Tugu Kebulatan Tekad di kecamatan Rengasdengklok.

KARAWANG– Di tengah pandemi yang belum pasti kapan akan berakhir, sekolah tak kehabisan cara meningkatkan kreatifitas siswa sekaligus menanamkan rasa cinta terhadap tanah air mereka sendiri. Kemarin (23/6) puluhan siswa – siswi Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al Hurriyyah Kecamatan Kutawaluya mengunjungi tempat bersejarah Monumen Rawa Gede di Kecamatan Rawamerta dan Tugu Kebulatan Tekad di kecamatan Rengasdengklok.
Wakil kepala sekolah (Wakasek) Kesiswaan MTs Al Hurriyyah, Jajang mengatakan, Kkegiatan ini dinilainya sangat penting sekali guna menumbuhkan kecintaan siswa terhadap perjuangan para pahlawan yang telah berjuang sepenuh jiwa dan raga untuk merebut kemerdekaan Indonesia, sehingga bisa sampai seperti sekarang ini.
“Monumen Rawa Gede merupakan wisata di Karawang yang berada di tepi jalan paling Utara Desa Rawagede, Kecamatan Rawamerta, atau berjarak sekitar 10 km dari pusat Kota Karawang, yang menjadi saksi sebuah peristiwa sejarah pembanyaian rakyat Karawang oleh tentara Belanda,” ucapnya kepada KBE, kemarin (23/06).
“Selain ke Monumen Rawa Gede tempat selanjutnya adalah Tugu Kebulatan Tekad di Rengasdengklok. Yang menjadi tonggak sejarah awal mulanya proklamasi kemerdekaan Indonesia. Setelah lulus nanti, melalui kunjungan ini siswa-siswi MTs Al Hurriyyah diharapkan bisa lebih lagi mengenang perjuangan para pahlawan dan mengerti tentang peristiwa sejarah yang telah terjadi dan menjadi lebih cinta terhadap tanah air,” timpalnya.
Sementara itu, kepala sekolah MTs Al Hurriyyah, Dedin Saepudin memberikan motivasi kepada para siswa-siswi MTs Al Hurriyyah bahwa kesuksesan mereka setelah lulus itu tergantung dari diri mereka sendiri masing-masing, bukan tergantung pada sekolah negeri atau swasta.
“Mohon kepada siswa yang akan melanjutkan sekolah, sukses kalian tidak ditentukan oleh sekolah negeri atau swasta. Akan tetapi sukses kalian ditentukan oleh diri kita sendiri,” ujarnya.
“Jangan mentarget untuk melanjutkan sekolah itu harus ke sekolah negeri, karena sekolah swasta pun bisa akan membuat kamu menjadi sukses. Jadi bukan negeri atau swasta tetapi sukses kamu ditentukan diri kita sendiri,” pungkasnya. (dri/mhs)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here