ChatGPT vs Bard Google, Mana yang Lebih Bagus?

ChatGPT-vs-Google-Bard.jpg
ChatGPT-vs-Google-Bard.jpg
0 Komentar

Saat ini, sudah umum diketahui seberapa canggihnya ChatGPT dalam membantu berbagai kebutuhan pengguna, membuat pesaingnya, termasuk Google dengan Bard, berupaya menciptakan AI yang lebih superior daripada ChatGPT

ChatGPT, yang merupakan singkatan dari “Chat Generative Pre-trained Transformer” adalah model bahasa alami yang besar yang dilatih oleh OpenAI menggunakan arsitektur GPT (Generative Pre-trained Transformer). Model ini dirancang untuk memahami dan menghasilkan bahasa manusia dengan alami. ChatGPT dapat digunakan untuk menjawab pertanyaan, menerjemahkan teks, menghasilkan teks baru, dan menjalankan berbagai tugas bahasa alami.

Bard Google didukung oleh teknologi LaMDA milik Google

Di sisi lain, Bard Google adalah chatbot AI yang didukung oleh teknologi LaMDA milik Google, yakni Language Model for Dialogue Applications. LaMDA adalah model bahasa percakapan yang telah dikembangkan oleh Google sejak lama dan telah diluncurkan dua tahun yang lalu. Dengan memanfaatkan LaMDA, Bard mampu memberikan respons real-time berdasarkan penelitian terkini yang diambil dari internet.

Baca Juga:5 Cara Efektif Mengembalikan File yang Terhapus di Flashdisk10 Jenis Satuan Penyimpanan Data Paling Populer Berikut Penjelasannya

Kedua chatbot ini menggunakan pemrosesan bahasa alami, memungkinkan mereka untuk menjawab pertanyaan atau merespons dengan bahasa yang mudah dipahami oleh manusia, bahkan dengan jawaban yang terasa seperti manusia. Namun, perbedaan mendasar antara keduanya adalah:

  • Google Bard menggunakan LaMDA dari Google, memungkinkannya memberikan respons terbaik secara real-time dengan informasi terkini yang dapat dicari di internet.
  • ChatGPT, menggunakan pendekatan pre-training atau pelatihan terlebih dahulu sebelum memperluas jawaban yang diberikan untuk respons, seperti pada model GPT-3, GPT-4, dan seterusnya.
  • ChatGPT dan Bard, yang dikembangkan oleh OpenAI dan Google, masing-masing merupakan model bahasa alami yang dirancang untuk memproses input secara berurutan. Keduanya menggunakan arsitektur transformer, yakni jenis jaringan syaraf tiruan yang efisien dalam memproses urutan data.
  • Perlu diingat bahwa ChatGPT memiliki dua versi, yaitu GPT-3 dan GPT-4, sementara Bard dikembangkan oleh Google. Kedua model ini mengalami pelatihan dengan menggunakan sumber data serupa, seperti Common Crawl, Wikipedia, dan dokumen internet lainnya.
  • Dalam hal ketersediaan, ChatGPT memiliki opsi gratis dan opsi berbayar yang disebut ChatGPT Plus dengan biaya bulanan $20. Bard, di sisi lain, tersedia secara gratis untuk pengguna.
0 Komentar