Foto Bersama Anggota DPRD Kota Bekasi, Aminah (Tengah) saat memberikan bantuan kepada Ketua Satgas Kemanusiaan, Sarmilih Chulix (tengah) yang didampingi mantan Anggota DPRD Kota Bekasi Syaiful Bahri (Kanan Peci Putih) serta para pengurus RT/RW dan Tokoh Pemuda.

KOTA BEKASI – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi dari Partai PAN, kunjungi Satuan tugas (Satgas) Karantina Mandiri yang berada di RW 012 Kampung Cakung Kelurahan Jatimekar, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat, kemarin (01/04/2020).
“Apresiasi khususnya untuk warga Kp. Cakung dan Satgas Kemanusiaan yang sudah melaksanakan karantina mandiri pencegahan covid-19 semoga menjadi contoh yang baik untuk wilayah – wilayah lain,” kata Wakil Ketua Komisi 1 DPRD Kota Bekasi, Aminah.
Lebih lanjut, dikatakanya ucapan terimakasih untuk masyarakat yang sudah membantu program pemerintah dalam menanggulangi atau memutuskan rantai penyebaran COVID – 19.
“Saya menghimbau kepada masyarakat semua, mari kita ikuti himbauan pemerintah degan menjaga kebersihan pribadi dan lingkungan, jaga jarak, berdiam di rumah jika tidak ada kepentingan yang mendesak,” ujar Aminah.
Di tempat yang sama, Ketua Satgas Karantina Wilayah Mandiri Sarmilih Chulix mengatakan, kegiatan ini atas kepedulian masyarakat serta aparatur RT/RW serta gabungan empat organisasi yang ada diwilayah Kp. Cakung guna mencegah dan mendeteksi sebaran virus korana (COVID – 19).
“Sudah berjalan selama 4 hari dari tanggal 29 Maret hingga sekarang (01 April), kegiatan penyemprotan Disenfiktan dilakukan bagi warga yang memasuki RT 002 dan RT 004 RW 012. Untuk penyemprotan dilakukan selama 24 Jam sesuai jadwal para petugas dilapangan,” kata Chulix saat ditemui di Posko Karantina Wilayah Mandiri.
Chulix juga berharap agar pemkot Bekasi memperhatikan para relawan atau petugas kemanusiaan. Petugas / relawan yang dibentuk resmi diberikan SK dan amanah oleh aparatur RT dan RW setempat atas hasil kesepakatan bersama.
“Hanya saja disini kami masih menggunakan alat seadanya, pasalnya minimnya APD, Vitamin C dan Termometer Tembak sehingga untuk mendeteksi suhu tubuh belum kami lakukan, disini baru sebatas memberikan penyemprotan kepada warga yang memasuki wilayah kami,” paparnya. (dhy/mhs)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here