Sanksi Pencemar Sungai Jangan Berakhir Sebatas Teguran

CIKARANG SELATAN – Setelah meninjau sungai Cilemahabang yang menghitam akibat limbah dari salah satu perusahaan di Kabupaten Bekasi.Ketua DPRD Hm Bn Holik Qodratullah kembali melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di Kawasan Hyundai.
Sebelumnya pihak Hyundai mengundang DPRD Kabupaten Bekasi untuk datang namun hal itu sempat ditolak oleh Holik karena dia mau datang dengan syarat didampingi oleh awka media.
“Saya akan datang kalau disaksikan oleh teman-teman media, tujuannya agar tidak ada pandangan buruk dari pihak manapun,” tegasnya.
Holik menilai agenda iamengunjungi Hyundai perlu diketahui publik, sebab persoalan ini harus ada keseriusan apalagi menyangkut masyarakat Kabupaten Bekasi. “Adapun hasil dari Sidak ini kami menemukan di sepanjang pinggiran bantaran sungai ada limbah cair dari jalur ini,” ucapnya.
DPRD Kabupaten Bekasi minta Pj Bupati Bekasi penunjukan Kepala Dinas Lingkungan Hidup harus benar-benar tepat dan tidak ada main mata dengan pihak perusahaan.
“Itu pun kalau memang eksekutif ada kesungguhan dan keseriusan menangani air kali Cilemahabang,” sindir Holik.
Dia menegaskan, sepanjang kali Cilemahabang baik dari hulu sampai hilir itu merupakan penyedia air bersih untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kabupaten Bekasi.

“Menurut pihak kawasan Hyundai sekitar 15 perusahaan yang sudah diberikan surat peringatan, setelah ini saya akan tindak lanjut ke pihak eksekutif untuk ditindaklanjuti,” ujarnya.
Persoalan ini, kata dia, harus dibenahi apalagi sudah ditinjau Forkopimda, sangat jelas bahwa masalah ini tidak boleh dibiarkan. “Pastinya ada sanksi yang tegas terhadap perusahaan yang membuang limbah,” tandasnya.
Sebelumnya, pencemaran lingkungan di aliran Kali Cilemahabang hingga menyebabkan perubahan warna air sungai di wilayah Kecamatan Cikarang Utara dan Karangbahagia diusut Kepolisian. Polres Metro Bekasi mengusut kasus pembuangan limbah sisa hasil industri itu menindaklanjuti permohonan pemerintah daerah yang disampaikan Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan usai meninjau kondisi Kali Cilemahabang yang telah terkontaminasi limbah pabrik pada Senin (6/9/2021) lalu.
“Sedang dalam proses penyelidikan, Insya Allah kami akan tindaklanjuti,” kata Kapolres Metro Bekasi Komisaris Besar Hendra Gunawan, Rabu (8/9/2021).
Dikatakan dia, bahwasanya beberapa perwakilan perusahaan yang diduga mencemari aliran Kali Cilemahabang juga dikabarkan sudah dimintai keterangan petugas kepolisian perihal kasus ini. “Proses penyelidikan tentunya meminta keterangan saksi-saksi terkait, untuk teknis lebih detil silakan tanyakan ke Kasat Reskrim ya,” katanya.
Sementara itu Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kompol Rahmat Sujatmiko mengaku belum dapat menyampaikan data penyelidikan yang dimaksud. “Sebentar ya mas, kami cek dulu ke penyidik,” ucapnya. (pan/mil/mhs)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here