Kepala DPMD Kabupaten Bekasi, Ida Farida mendampingi Dirjen Bina Pemdes meninjau vaksin booster di aula desa lambang Sari, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Sabtu (22/1/2022)

KABUPATEN BEKASI – Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Pemerintah Desa (Pemdes) dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melakukan kunjungan kerja ke tiga desa di Kabupaten Bekasi, di antaranya ke Desa Lambang Sari, Kecamatan Tambun Selatan.
Kunjungan Dirjen Bina Pemdes dengan Direktur Kelembagaan dan Kerjasama Desa, meninjau pelaksanaan vaksinasi covid-19 Untuk Booster di Aula Kantor Desa Lambang Sari, Sabtu (22/1/2022)

“Kami mengamati di sini (Lambang Sari) antusiasme masyarakat sangat tinggi untuk bisa melaksanakan vaksinasi dan ini sudah hari yang kesekian pelaksanaan vaksinasi booster,” kata Dirjen Bina Pemdes, Yusharto Huntoyungo kepada awak media, Sabtu (22/1/2022)

“Pemerintah menyiapkan 140-200 dosis, mudah-mudahan dengan melihat antusiasme masyarakat hari ini jumlah tersebut bisa disuntikkan sampai dengan selesai,” terang Yusharto.

Terkait program vaksinasi ini, Yus mengungkapkan bahwa Jawa Barat termasuk di dalamnya ada Kabupaten Bekasi, menjadi wilayah paling penting untuk menyukseskan vaksinasi dengan jumlah warga paling besar di seluruh Indonesia mencapai kurang lebih mencapai 38 juta penduduk.

“Ini menjadi provinsi terbesar di seluruh Indonesia, yang akan divaksinasi berdasarkan jumlah penduduk,” ujarnya.
Dia menyatakan, vaksinasi pertama ini, Jawa barat berada di urutan ke-21 se-Indonesia, sedangkan vaksinasi kekedua berada di urutan ke 13 mencapai 55,03 persen dan untuk vaksinasi booster sudah mencapai 0,40 persen. 
Ia berharap, dengan percepatan vaksinasi booster ini, Jawa Barat akan memimpin pelaksanaan vaksinasi mulai dari suntikan pertama, kedua sampai booster yang sedang digalakkan pemerintah saat ini.
“Mudah-mudahan dengan kepemimpinan para kepala desa ini akan ada percepatan dalam pelaksanaan vaksinasi, terutama untuk vaksinasi pertama dan kedua yang belum tercapai, dan itu untuk mempercepat pelaksanaan vaksin booster yang sekarang sedang berjalan serta mempercepat vaksinasi anak usia 6-11 tahun,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bekasi, Ida Farida yang hadir mendampingi Dirjen Bina Pemdes mengatakan, peran desa dalam melaksanakan vaksinasi covid-19 tentunya melibatkan seluruh elemen masyarakat.
“Alhamdulillah 180 desa di Kabupaten Bekasi, dari mulai vaksin tahap satu, tahap dua, sampai ketahap tiga ini memberikan support,” ujarnya.
Ida berharap, dengan di percepatannya program vaksinasi ini akan berpengaruh besar terhadap meningkatnya ekonomi masyarakat daerah.
“Kami menginginkan masyarakat di kabupaten Bekasi bisa bebas dari penyebaran covid-19. sehingga perekonomian masyarakat di daerah ini bisa lebih meningkat,” pungkas Ida. (mil/mhs)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here