Komatsu Dukung Program Link & Match Pendidikan

0

KABUPATEN BEKASI- PT Komatsu Undercarriage Indonesia (KUI) memperingati hari jadi ke-10 sekaligus hari jadi Komatsu Limited (KLTD) ke-100 dimulai dengan prosesi potong tumpeng special di Head Office KUI yang terletak di Jalan Jababeka XI, Blok H-16, Kawasan Industri Jababeka, Kecamatan Cikarang Utara.
Tema yang diangkat pada kesempatan tersebut adalah ‘Forward Together for Sustainable Growth with Harmonious Synergy’. Tema itu menunjukkan nilai inti Komatsu tentang kesinambungan dengan harmonisasi.
Pada kesempatan ini, Direktur Utama PT KUI, Jamalludin, beserta jajaran komisaris dan direksi meresmikan Plaza Harmoni, suatu tempat yang memiliki nilai filosofi.
Direktur PT KUI, Erwan Yulianto, menjelaskan bahwa Plaza Harmoni sebagai fasilitas luar ruang ini dibangun bertepatan dengan momentum hari jadi PT KUI ke-10 dan hari jadi Komatsu ke-100.
“Plaza Harmoni mengusung konsep futuristik dan green energy, lampu dan listriknya bersumber dari panel surya, sumber energi ramah lingkungan dan terbarukan. Konstruksinya unik, seperti bentuk masker bila dilihat dari atas. Buat memorable karyawan 10-20 tahun mendatang bahwa pada 2021 pernah ada kasus covid-19 yang melanda dunia,” kata Erwan di sela-sela acara.
“Atapnya putih dan kerangkanya hitam sebagai bentuk diversity bahwa pekerja laki-laki dan perempuan diakui haknya, termasuk operator di produksi, kita mulai rintis ada perempuan,” sambungnya.
Pada kesempatan yang sama, dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) antara Manajemen dan Serikat Pekerja KUI, dengan disaksikan Kepala Disnaker Kabupaten Bekasi Suhup.
Rangkaian acara dilanjutkan dengan pemberian penghargaan masa kerja 10-30 tahun, karyawan tersehat, karyawan paling rajin, pemenang hadiah perjalanan ke Komatsu di Jepang, dan dua hadiah umrah
Masih pada hari yang sama, dengan perwakilan dari Direktur Kemitraan dan Penyelarasan Dunia Usaha dan Dunia Industri Kemendikbudristek Agus Susilohadi Yudil Chatim, berlangsung penandatanganan nota kesepahaman link and match dengan 15 SMK. Sepuluh di antaranya merupakan SMK binaan PT KUI dan 5 lainnya binaan Komatsu Group Indonesia.
Bersamaan dengan itu, PT KUI memberikan alat peraga pendidikan kepada 15 SMK tersebut untuk mengembangkan kompetensi di bidang teknik permesinan, pengelasan, dan perakitan.
Tentang program link and match yang sudah mencapai total 50 SMK di seluruh Indonesia, Erwan menjelaskan hal tersebut untuk membantu para siswa sekolah vokasi agar memiliki skill yang dibutuhkan, sehingga siap dan kompeten bekerja di dunia industri. Ini sebagai bentuk kontribusi KUI untuk dunia pendidikan dan nasional.
“Pertama, kita bekali dulu guru SMK soal budaya industri di Komatsu Grup Indonesia. Setelah gurunya paham, baru siswanya,” tuturnya.
“Sekarang posisi kita seperti yang dikatakan direktur industri (diwakili oleh Agus Susilohadi, Ed) tadi tentang guru tamu. Jadi silver expert, karyawan yang sudah pengalaman di tempat kami, mengajar di sekolah-sekolah binaan supaya lulusan SMK siap bekerja,” kata dia.
PT KUI juga memberikan simbolis Aspek 5K/ 5R/ 5S ke tiap sekolah yang sudah bekerja sama agar budaya kerja yang dianut perusahaan dapat dipahami oleh peserta Didik.
“Supaya pada saat masuk pabrik, training yang dibutuhkan tidak terlalu lama. Tadinya 6 bulan, sekarang cukup 2 minggu,” ucap dia. (dim/mhs)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here