KOMPENSASI BAU: Armada truk pengangkut sampah DKI di TPST Bantar Gerbang. Berkas permohonan kompensasi warga Desa Taman Rahayu, Kecamatan Setu sampai saat ini belum kunjung diserahkan Pemkab Bekasi ke Pemprov DKI Jakarta.

Pemkab Belum Juga Serahkan Berkas ke Pemprov DKI 

SETU-Satu dokumen untuk pencairan dana kompensasi bau pembuangan sampah TPST Bantar Gerbang warga Desa Taman Rahayu, Kecamatan Setu belum kunjung diserahkan Pemerintah Kabupaten Bekasi. Alhasil hingga kini 1.557 belum kunjung mendapatkan kompensasi tersebut.
Pelaksana Tugas (PLt) Camat Setu, Iman Santoso mengatakan akan segera melakukan kroscek keberadaan berkas ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi.
“Sudah koordinasi dengan Pak  Kepala Desa, nanti akan di kroscek ke Dinas Lingkungan Hidup, yang jelas memang saat ini masih berproses,”kata Iman ditemui Senin (19/10/2020).
Iman mengatakan sebelumnya pemerintah kabupaten Bekasi sudah melakukan dua kali revisi berkas untuk pengajuan dana kompensasi tersebut ke DKI Jakarta.
“Sudah dua kali perbaikan berkas. SK sudah sudah nyambung tinggal penandatanganan. Masih ada proses penandatanganan. Kita kawal bersama-sama,”paparnya.
Informasi yang dihimpun, Pemerintah Kabupaten Bekasi belum menyerahkan dokumen Naskah Perjanjian Bantuan Keuangan (NPBK) ke Pemprov DKI Jakarta.
Ketua Karang Taruna Desa Taman Rahayu, Emin Suryana berharap Pemkab segera menyerahkan kekurangan berkas ke Pemprov DKI Jakarta, agar masyarakat dapat segera mencairkan dana kompensasi tersebut.
Pasalnya, kompensasi itu sangat dinantikan oleh warga Desa Taman Rahayu untuk menunjang perekonomian terlebih dampak akibat Covid-19.. 
Pria yang akrab disapa Jibril itu mengaku warga sudah mulai gelisah karena belum juga mendapatkan hak mereka. Sementara, tahun 2020 akan berakhir kurang dari 3 bulan ke depan. 
“Warga sudah banyak yang menanyakan. Warga sudah resah dan menanti-nanti. Apalagi dengan pandemi covid-19,” kata dia. 
“Supaya kompensasi bisa diterima warga untuk membantu perekonomian mereka,” demikian Jibril. (dim/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here