Cikarang Barat, Tambun, dan Babelan Wilayah Terparah

KABUPATEN BEKASI- Jumlah kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Bekasi hingga minggu (8/8/2021) kemarin mencapai 1.170 kasus. Jumlah tersebut tersebar di 137 desa/kelurahan yang ada di 23 kecamatan di Kabupaten Bekasi. 
Data terbaru dari laman resmi Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi, pikokabsi.bekasikab.go.id, Ahad (8/8/2021) yang dirilis pukul 11.00 WIB, kasus harian positif Covid-19 di Kabupaten Bekasi bertambah 133 orang. 
“Untuk pasien yang sembuh bertambah 152 orang dan kasus meninggal dunia bertambah 3 orang,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Sri Enny, dalam keterangan tertulis, minggu (8/8/2021).
Pasien yang dirawat di rumah sakit berkurang 22 orang menjadi 191 orang. Pasien isoman tidak ada penambahan sebanyak 979 orang.
Sebaran kasus aktif tertinggi berada di Kecamatan Cikarang Barat 194 kasus, Tambun Selatan 161 kasus, Babelan 136 kasus dan Cibitung 108 kasus.
Refocussing Lagi
Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi dengan Dinas Sumberdaya Air dan Bina Marga Bina Kontruksi (SDA BM-BK) dan Dinas Cipta Karya lakukan rapat koordinasi (rakor). Rakor berlangsung di ruang rapat komisi III belum lama ini.
Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi, Saeful Islam mengatakan, rakor ini membahas soal refocussing anggaran untuk penanganan Covid-19. “Refocussing ini semua untuk penanganan Covid-19, yang diambil dari dinas-dinas,” kata dia kepada awak media.
Ia menyatakan, dengan adanya refokusing anggaran ini dipastikan ada beberapa kegiatan fisik yang tertunda. Baik di Dinas (SDA BM-BK) maupun di Dinas Cipta Karya.
”Walau bagaimanapun kegiatan-kegiatan yang akan dinikmati masyarakat itu harus tetap di lakukan. Yang lebih banyak di refokusing adalah kegiatan-kegiatan kedinasan,” tutur anggota dewan yang baru dilantik belum lama ini. (bbs/mil)

Berikut ini 15 desa/kelurahan dengan jumlah kasus aktif Covid-19 tertinggi di Kabupaten Bekasi :

  1. Kelurahan Kebalen (Babelan) 60 kasus.
  2. Kelurahan Bahagia (Babelan) 34 kasus.
  3. Desa Babelan Kota (Babelan) 32 kasus.
  4. Desa Sindangmulya (Cibarusah) 25 kasus.
  5. Kelurahan Wanasari (Cibitung) 44 kasus.
  6. Desa Wanajaya (Cibitung) 25 kasus.
  7. Desa Telagamurni (Cikarang Barat) 97 kasus.
  8. Kelurahan Telagaasih (Cikarang Barat) 52 kasus.
  9. Desa Jayamukti (Cikarang Pusat) 23 kasus.
  10. Desa Karangasih (Cikarang Utara) 22 kasus.
  11. Desa Karangraharja (Cikarang Utara) 20 kasus.
  12. Desa Lubangbuaya (Setu) 20 kasus.
  13. Desa Sumberjaya (Tamsel) 40 kasus.
  14. Desa Lambangsari (Tamsel) 30 kasus.
    15.Desa Setiamekar (Tamsel) 23 kasus.
     

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here