MENUJU PON: Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana (kedua dari kanan) saat menyerahkan uang saku dan melepas atlet Karawang yang akan membela Jawa Barat di PON XX/2021 Papua.

Dilepas Bupati Cellica, Dibekali Uang Saku dan Dijanjikan Reward

Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2021 Papua akan resmi bergulir mulai 2 hingga 15 Oktober mendatang. Kabupaten Karawang dipastikan menjadi bagian penting Provinsi Jawa Barat setelah 18 atlet terbaiknya tergabung ke dalam kontingen untuk bertarung memperebutkan medali.

Jelang keberangkatan menuju Papua, 18 atlet yang akan bertanding dalam 8 cabang olahraga mendapatkan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Karawang dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Karawang. Mereka diundang ke Aula Lantai 3 Gedung Singaperbangsa Karawang, Jumat (17/9), sebelum akhirnya dilepas Bupati Cellica Nurrachadiana, didampingi Sekda, Acep Jamhuri, dan Kadisdikpora, Asep Junaedi, serta diberikan sejumlah uang saku oleh KONI Karawang.

“Adanya sejumlah atlet Karawang yang terpilih menjadi bagian dari kontingen Jawa Barat di PON menjadi bukti keberhasilan pembinaan yang telah dilakukan. Kami berharap seluruh atlet bisa memberikan prestasi maksimal agar bisa mengharumkan Jawa Barat dan juga nama Kabupaten Karawang,” ujar Cellica, Jumat (17/9/2021).

Cellica menambahkan, sebagai bentuk dukungan atas perjuangan para atlet, Bupati menjanjikan hadiah bagi para atlet yang berprestasi, satu di antaranya yaitu beasiswa Karawang Cerdas bagi yang masih berstatus sebagai pelajar maupun mahasiswa.

“Tolong dicatat ya Pak Kadisdikpora agar tidak lupa,” ucapnya.

Ketua Umum KONI Kabupaten Karawang, Sayuti Haris, didampingi Sekretaris Umum, Johny Heru Wibowo, menyebutkan, total seluruhnya ada 31 orang perwakilan Karawang yang akan berangkat menuju PON XX Papua. Selain 18 atlet, terdapat 4 pelatih, asisten pelatih (1), dewan hakim (1), manajer (1), official (1), wasit (2), asisten wasit (1), dan boatman (2).

“Dari total tersebut ada sepuluh cabor yang diikuti perwakilan Karawang. Selain delapan cabor yang diikuti atlet, ada dua cabor lainnya yang diikuti wasit dan asisten wasit,” jelasnya.

Sayuti merinci, 18 atlet yang berlaga di PON merupakan atlet judo (3), sepatu roda (2), anggar (3), dayung (5), hockey (1) panjat tebing (2), sepakbola putri (1), dan futsal (1).

Sedangkan pelatih berasal dari cabor judo (1), dayung (1), panjat tebing (1), dan hockey (1). Kemudian, asisten pelatih berasal dari judo (1), wasit dari anggar (1) dan biliar (1), asisten wasit dari bola tangan (1), dewan hakim dari sepatu roda (1), dan untuk manajer (1), official (1) dan boatman (2) merupakan perwakilan dari cabor dayung.

“Selain dukungan berupa motivasi dan doa, kami atas nama Pemerintah Karawang memberikan uang saku kepada mereka yang akan berjuang di PON Papua sebesar 73 juta rupiah. Untuk besaran yang diterima oleh atlet, pelatih dan lainnya bervariasi,” katanya.

Atlet judo Jabar asal Karawang, Anggun Nurajijah mengaku senang atas adanya dukungan dari Pemerintah Kabupaten Karawang dan KONI Karawang. Dukungan yang diberikan menjadi motivasi bagi atlet yang sukses menyumbangkan perunggu di PON 2016 Jabar ini untuk bisa meraih medali emas di PON 2021 Papua.

“Terima kasih atas apresiasi dan dukungan bagi atlet Karawang. Insyaallah atas doa dan dukungan semuanya saya menargetkan bisa meriah emas saat turun di kelas 45 kg putri di PON Papua nanti,” ucapnya. (ayi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here