DIBEKUK: IN (24) tersangka pelaku pembunuhan siswi SMP saat dibawa petugas ke Mapolres Karawang,

KARAWANG – Berakhir sudah pelarian 6 hari pelaku pembunuhan dan pemerkosaan siswi SMP DSN (15) yang ditemukan di parit persawahan di Kampung Iplik, Kelurahan Mekarjati, Kecamatan Karawang Barat. Tim Anaconda Satreskrim Polres Karawang menangkap pelaku di sebuah Masjid daerah Pasar Ciroyom, Kecamatan Andir, Kota Bandung, Selasa (26/1/2021) sekitar pukul 22.00 wib.

“Alhamdulillah berkat kerja keras dari tim Anaconda Polres Karawang dan informasi dari masyarakat, kita berhasil menangkap pelaku berinisial IN (24) warga Karawang di sebuah Masjid di Pasar Ciroyom, Kecamatan Andir, Kota Bandung sedang tertidur,” kata Kasat Reskrim, AKP Oliestha Ageng Wicaksana didampingi Kasubag Humas, AKP Abdul Wahab dan Kanit Jatanras, Iptu C Togatorop di Mapolres Karawang.

Oliestha mengatakan, dari hasil pemeriksaan sementara, IN (pelaku) kenal sama korban diperkenalkan sama teman pelaku dan langsung mau dijadikan pacar pelaku namun korban tidak mau. Hal tersebut membuat pelaku naik pitam dan langsung menjerat menggunakan tali sweater, setelah korban meninggal kemudian memperkosanya.
“Dari hasil visum korban juga perkosa setelah sebelumnya dibunuh terlebih dahulu. Pelaku IN nekad membunuh korban, karena cintanya ditolak oleh korban,” jelasnya.
Lanjut Oliestha, pelaku IN beraksi seorang diri dan saat kejadian tidak ada pesta minuman keras (miras), hanya minum kopi bersama korban. Namun untuk lebih jelas motifnya nanti menunggu selesai hasil pemeriksaan lebih lanjut. Pihaknya juga sedang mencari barang bukti handphone milik korban yang sampai hari ini belum ditemukan.
Sebelumnya, terkait kasus dugaan pembunuhan dan pemerkosaan DSN (15) asal Kecamatan Karawang Barat, yang ditemukan tewas mengenaskan dengan setengah telanjang di dalam parit persawahan Kelurahan Mekarjati, Kecamatan Karawang Barat. Polres Karawang telah memeriksa 10 orang saksi.
“Kita sudah periksa sebanyak 10 orang terkait dugaan pembunuhan dan pemerkosaan DSN (15),” ujar Kasat Reskrim Polres Karawang, AKP Oliestha Ageng Wicaksana saat dihubungi KBE.
Oliestha menjelaskan, sejumlah saksi yang telah dimintai keterangan tersebut diantaranya adalah keluarga dan teman korban. Pihak kepolisian tengah berusaha keras mengungkap kasus dugaan pembunuhan ABG yang baru menginjak SMP tersebut. “Mohon doanya, petugas masih mengumpulkan keterangan,” ungkap dia.
Sementara itu untuk dugaan pemerkosaan, Oliestha mengaku, masih menunggu hasil dari laboratorium forensik. DSN ditemukan tewas oleh warga sekitar dengan keadaan mengenaskan. Mengenakan pakaian jaket merah muda, kaus hitam dan setengah telanjang. Jenazah ditemukan dalam keadaan tangan telentang dan kepala terbenam dalam air parit.
Dari hasil forensik Rumah Sakit Polri Kramat Jati, DSN dinyatakan meninggal karena mati lemas dan adanya dugaan jeratan pada leher korban. 
Sebelumnya, Jenazah perempuan diduga korban pembunuhan di parit persawahan Kelurahan Mekarjati, Kecamatan Karawang Barat merupakan ABG berumur 15 tahun.
Kepala Satuan Reskrim Polres Karawang, AKP Oliestha Ageng Wicaksana mengatakan, identitas jenazah yang ditemukan berinisial DSN (15) yang berlamat di Kecamatan Karawang Barat. “Sudah ada identitasnya, inisialnya DSN warga Kecamatan Karawang Barat,” jelas Oliestha, Jumat (22/1/2021).

Saat ini polisi masih melakukan penyelidikan dan mengejar pelaku pembunuhan gadis ABG tersebut. “Mohon doanya ya,” ungkapnya.

DSN ditemukan tewas dalam parit di tengah persawahan Kelurahan Mekarjati, Kecamatan Karawang Barat oleh seorang warga yang melintas.
Jasadnya ditemukan mengenakan pakaian jaket merah muda, baju hitam tanpa celana. Dengan kondisi tragis tangan telentang, jasadnya  terbaring dalam parit persawahan yang jaraknya jauh dari permukiman warga. (rie)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here