Aplikasi Lowongan Kerja Disnakertrans

0

Pengakses Harus Ber-KTP Karawang

KARAWANG– Pemerintah Kabupaten Karawang melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Karawang bersama Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Karawang, segera meluncurkan aplikasi informasi lowongan kerja (Loker) online berbasis website.
Rencananya, aplikasi yang diberi nama Info Loker Karawang itu, bakal dilaunching bulan Agustus 2020 mendatang. Saat ini, persiapan dari peluncuran aplikasi tersebut sudah mencapai 98 persen.
Kepala Disnakertrans Karawang, Okih Hermawan mengatakan, aplikasi tersebut dibuat dengan sinergi tiga dinas. Di antaranya, Disnakertrans, Diskominfo, dan Disdukcatpil Karawang. Aplikasi itu, kata Okih, nantinya hanya akan bisa diakses oleh NIK KTP Karawang. Hal itu bertujuan, untuk menyerap tenaga kerja lokal Karawang dengan maksimal.
“Aplikasi ini adalah jawaban dari permasalahan tenaga kerja di Kabupaten Karawang. Harapannya, bisa dilaunching di bulan Agustus atau awal September 2020,” ungkap Okih, kepada KBE, Rabu, (8/7) di ruang kerjanya.
Saat ini, sambung Okih, tim Diskominfo Karawang tengah melakukan uji coba pada aplikasi pendaftaran pencari kerja via daring itu. Hal itu dilakukan sebagai pemantapan, sebelum aplikasi itu di luncurkan ke masyarakat.
Pihaknya, kata Okih, tidak ingin, jika pada saat diluncurkan nanti. Aplikasi ini mengalami gangguan atau server down. Pasalnya, Okih memprediksi, pada saat pembukaan nanti, aplikasi ini akan langsung dibanjiri oleh para pencari kerja.
“Aplikasi ini sekaligus akan mempermudah pencari kerja, untuk pengajuan berkas lamaran, juga untuk memutus mata rantai calo naker di Karawang,” tegasnya.
Di tempat yang sama, Kasubag Program Disnakertrans Karawang, Soni Luthfi Rahman menjelaskan, aplikasi ini bukanlah aplikasi baru di lingkup Disnakertrans Karawang.
Kata Soni, aplikasi Info Loker Karawang yang bakal dilaunching bulan depan itu, merupakan hasil dari pembaruan-pembaruan aplikasi yang sudah lama di rancang. Bahkan, sebelum masuk ke tahap ini, kata Soni, aplikasi ini sudah dibahas secara serius enam bulan sebelumnya.
“Aplikasi ini bukan hanya berisi informasi loker. Tapi juga bisa langsung mendaftar ke perusahaan, menyimpan CV via aplikasi, juga akan tersedia job fair online di sana,” jelasnya.
Soni melanjutkan, untuk mengakses aplikasi itu diperlukan E-KTP Karawang untuk membuat akun. Kata dia, pencari kerja yang bukan warga Karawang, dipastikan tak akan bisa mengakses aplikasi tersebut.
“Jadi akan ada tiga akun di aplikasi ini. Aku pencari kerja, akun perusahaan, dan akun kami Disnaker selaku verifikator dalam sistem,” terangnya.
“Aplikasi ini sangat canggih. Kominfo luar biasa, membuat aplikasi seperti yang kita ingin,” imbuhnya.

Masih kata Soni, Disnakertrans Karawang bakal menginstruksikan seluruh perusahaan di wilayah Karawang, jika ingin melakukan perekrutan, diwajibkan melalui aplikasi ini. Nantinya, lanjut Soni, aplikasi ini yang secara otomatis memilah dan memverifikasi kualifikasi yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Artinya, persaingan yang akan terjadi nanti, yaitu antara warga Karawang. Karena, pengguna aplikasi itu dipastikan seluruhnya warga Karawang.
“Yang bisa menggunakan aplikasi ini hanya yang ber-KTP Karawang. Yang bukan E-KTP Karawang akan secara otomatis di blokir oleh sistem. Dengan begitu, persaingan yang akan terjadi adalah antara warga Karawang sendiri,” tegasnya.
“Kelebihan aplikasi ini juga, pencaker nanti tidak perlu membawa-bawa berkas lamaran. Jadi setiap akun bakal punya CV digital. Dari perekrutan, sampai penerimaan, semua akan memanfaatkan teknologi,” pungkasnya.
Bakal dilaunchingnya aplikasi Info Loker Karawang, mengundang beragam respons dari masyarakat. Khususnya para pencaker di kota lumbung padi ini. Ditemui usai membuat kartu kuning di Kantor Disnaker Karawang, Ahmad Rifai, salah satu pencari kerja, mengaku sangat antusias menanti eksistensi dari aplikasi tersebut.
Namun, Ahmad berharap, aplikasi ini bisa benar-benar digunakan dengan baik. Serta Pemkab Karawang bisa membuat kebijakan yang tegas untuk perusahaan. Agar seluruhnya mau menggunakan aplikasi buatan Diskominfo Karawang itu.
“Mudah-mudahan tidak ada lagi pintu-pintu lain untuk masuk ke pabrik di Karawang. Kebijakannya harus tegas, bagaimana kalau masih ada yang nakal, melakukan rekrutmen di luar aplikasi ini?,” ujarnya.
Dini Rahmawati, pencaker lain menambahkan, sosialisasi soal Aplikasi Info Loker Karawang diharapkan bisa lebih rinci, lebih luas, dan menyeluruh. Pencaker asal Kecamatan Purwasari itu berharap, nantinya ada semacam tutorial dan bimbingan teknis. Mengenai penggunaan dan cara kerja dari aplikasi tersebut.
“Ya sudah dengar baca di media akan ada aplikasi itu. Tapi yang jadi harapan kita sebenarnya adalah, aplikasi ini bisa benar-benar membantu kita mendapat pekerjaan di kota kita sendiri,” pungkasnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Diskominfo Karawang, Asep Aang Rahmatullah mengatakan, saat ini aplikasi info loker sudah sampai tahap persentase progres persiapan aplikasi. Setelah itu, tahap selanjutnya adalah bimbingan teknis untuk admin dari Disnakertrans dan juga dari pihak perusahaan untuk pengoperasian aplikasi.
Asep Aang menjelaskan, nantinya pihak perusahaan bisa langsung memberikan informasi lowongan kerja langsung secara online melalui aplikasi tersebut. Sehingga, para pencari kerja yang mendaftar langsung mendapatkan notifikasi adanya lowongan kerja melalui e-mail.
“Nanti pencaker hanya mengunggah berkas-berkas syarat kerja seperti KTP, surat lamaran, ijazah dan lain sebagainya. Lalu, setelah persyaratan berkas lengkap tinggal menunggu notifikasi adanya loker dari perusahaan,” ujarnya.
‎Asep Aang berharap agar aplikasi ini mempermudah masyarakat Karawang yang sangat membutuhkan informasi lowongan pekerjaan. Tak hanya itu, aplikasi ini juga mempermudah bagi pihak perusahaan untuk menginformasikan adanya lowongan pekerjaan. ‎“Aplikasi ini dikhususkan bagi warga yang memiliki KTP Karawang. Nanti saat input data pencaker non KTP Karawang secara otomatis gugur,” ucapnya.
Asep Aang menambahkan, aplikasi InfoLoker ini nantinya tak hanya menginformasikan adanya loker. Tapi juga bisa dimanfaatkan untuk pelayanan pengurusan atau permohonan Kartu Kuning secara online. (red/mhs)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here