KEMBALI NORMAL: Pengurus KBIH Al-Madinah berharap pelaksanaan ibadah umrah kembali normal sebelum Ramadan.

*** Ratusan Jamaah KBIH Al-Madinah Terancam Tunda Keberangkatan

Sebanyak 457 jamaah umrah yang terdaftar di KBIH Al-Madinah terancam ditunda keberangkatannya ke Tanah Suci menyusul dihentikan sementara izin visa umrah oleh Pemerintah Arab Saudi guna mencegah semakin meluasnya penyebaran virus corona (Covid-19).
AYI PURNAMA, Karawang
PEMBINA KBIH Al-Madinah, Wahyu Suhudi, didampingi staf, Moh. Madsuki S mengatakan, jika tidak ada kendala akibat virus corona, 457 jamaah umrah dijadwalkan akan berangkat pada Maret ini.
“Ya, rencananya kami akan memberangkatkan jamaah umrah pada tanggal 14, 15, 21 dan 22 Maret,” ujar Wahyu, Jumat (6/3).
Dijelaskan Wahyu, jika hingga waktu keberangkatan tiba tapi waktu penangguhan umrah tersebut masih berlangsung, maka pihaknya akan menjadwal ulang waktu keberangkatan jamaah ketika Pemerintah Arab Saudi membuka kembali penangguhan tersebut.
“Kami menghormati kebijakan Pemerintah Arab Saudi yang menghentikan sementara pelaksanaan ibadah umrah untuk mengantisipasi merebaknya virus corona. Tapi kami berharap situasi ini tidak berlangsung lama dan keberangkatan bisa dimulai kembali sebelum bulan Ramadan. Serta kami meminta kepada para jamaah untuk bersabar hingga adanya kepastian,” ucapnya.
Calon jamaah umrah, Nurkomala mengatakan, sampai saat ini ia belum mendapat kepastian ihwal keberangkatan ibadah umrah ke Tanah Suci. Pasalnya, pelaksanaan umrah harus ditunda sampai waktu yang belum ditentukan.
“Secara pribadi saya menerima adanya situasi seperti saat ini, karena masalah penangguhan umrah ini bersifat internasional. Akan tetapi, kami tetap berharap masalah ini segera berakhir sehingga kami bisa melaksanakan ibadah umrah sesuai jadwal yang telah ditetapkan,” katanya. (ayi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here