PERESMIAN : Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana, foto bersama Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Karawang, Ade Sudiana dalam peresmian toko oleh-oleh Karawang.

KARAWANG- Pemerintah Kabupaten Karawang, melalui Dinas Koperasi dan UMKM Karawang, meresmikan pusat oleh-oleh UMKM Karawang, yang terletak di Jalan Kertabumi, Rabu (12/8). Peresmian tersebut merupakan rentetan dari perayaan HUT ke 5 Nasional.
Dalam tokoh oleh-oleh Karawang itu, terdapat ratusan produk yang di jual, dari 600 UMKM yang sudah bergabung disana. Dengan diresmikannya toko oleh-oleh Karawang, diharapkan eksistensi pelaku UMKM Karawang tetap melejit. Ditengah Pandemi Covid-19 yang tengah melanda dunia.
Dalam sambutannya, Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana mengatakan, selain meresmikan toko oleh-oleh. Dalam rangka hari nasional UMKM itu, Cellica mengajak para pelaku UMKM untuk gencar melakukan promosi di sosial media.
Pasalnya, menurut Cellica, dengan pemanfaatan dan penggunaan teknologi internet, diharapkan dapat memberikan manfaat yang besar terhadap dunia bisnis khususnya para pelaku UMKM.

“Hadirnya sosial media yang didukung oleh kekuatan internet saat ini berpotensi mendukung keberhasilan promosi suatu usaha atau produk dengan mudah, cepat dan murah,” kata Bupati.

Sementara, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Karawang, Ade Sudiana mengakui, jika pada masa pandemi Covid-19 ini, banyak UMKM yang berhenti berproduksi. Tetapi, ada pula yang bangkit dan bertahan dengan berbagai inovasi yang merek miliki.

Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Karawang sebagai dinas yang membina para UMKM, lanjut Ade, mencoba membantu para UMKM dalam rangka recovery bagi para UMKM tentang daya beli produk UMKM Karawang.

Di antaranya, dengan melakukan penyebarluasan informasi Produk UMKM Karawang melalui media sosial. Serta membuat wadah atau sarana Pemasaran Produk UMKM Karawang, melalui toko offline atau pusat oleh-oleh UMKM Karawang.

“Toko Offline atau pusat oleh-oleh UMKM Karawang ini dikelola oleh koperasi karyawan Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Karawang bersama sahabat UMKM Karawang,” paparnya.

“Segala bentuk pembiayaan dalam proses penyediaan sarana toko offline ini tidak menggunakan anggaran Negara namun sepenuhnya dikelola secara swadaya oleh Koperasi,” imbuhnya. (wyd/rls)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here