KARAWANG – Ketua Ikatan Pedagang Pasar Karawang (IPPK), Asep Kurniawan meminta Pemerintah Kabupaten untuk segera membatalkan perjanjian Kerjasam (PKS) Build Operate Transfer (BOT)  antara Pemkab Karawang dengan PT. Panglima Capital Itqoni yang dimulai sejak tahun 2013. Pasalnya hingga saat ini tidak ada progres pembangunan yang berdampak pada pedagang. 

“Seharusnya Pemkab bisa mencerna situasi seperti ini, jangan sampai PKS berlarut larut kemudian progress  tidak ada. Yang berdampak adalah pedagang, pedagang jadi korban hari ini,” ucapnya kepada KBE, Senin (18/11).

Dikatakannya, akibat PKS dengan sistem BOT sampai saat ini infrastruktur di Pasar Baru Karawang tidak bisa dibuat apa-apa. Bahkan tidak bisa sampai dapat bantuan dari provinsi. 

“Direnovasi tidak bisa apalagi dibangun oleh investor lain. Dari segi ekonomi berdampak pada pendapatan para pedagang dengan persaingan hari ini, kondisi bangunannya seadanya, sedangkan supermarket dengan kondisi bangunan yang nyaman sangat berdampak,” ungkapnya. 

Pasar Baru yang dihuni 522 pemilik dan 350 kios ini sampai membuat tidak nyaman para konsumen dan para pedagang. Pihaknya hanya hanya bisa merenovasi kecil – kecilan seperti membetulkan saluran air rusak, dan mencat seadanya. 

“Saya berharap Pemda Karawang membatalkan sistem BOT pembangunan pasar baru Karawang.  Karena tidak ada manfaatnya,” ujarnya. 

“Saya minta bupati secepatnya membatalkan PKS itu. Kalau bupati tidak melakukan pembatalan berarti Bupati sama saja mengorbankan masyarat Karawang yang notabene masyarakat dia, berarti tidak cinta terhadap masyarakat pedagang Pasar Baru Karawang,” tuturnya. 

Masih kata dia, pada tahu 2018 lalu rencananya Pasar Baru Karawang mau mendapatkan dana renovasi Rp 5 miliar dari Provinsi Jawa Barat. Namun akhirnya tidak jadi karena terbentur masih adanya  PKS tentang BOT dengan pihak swasta. 

“Kalau misalkan tahun depan ada lagi bantuan selama PKS ini masih dipertahankan dan  tidak dibatalakan maka tidak terjadi lagi renovasi,” ucapnya. 

“Jika bupati tidak segera membatalkan, maka Bupati sama saja menyengsarakan masyarakat pedagang Pasar Baru Karawang,” pungkasnya. (gie) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here