UMKM : Dinas Koperasi dan UKM Karawang, foto bersama usai serah terima bantuan program OVOP kepada 8 koperasi di Karawang. 

Dinas Koperasi dan UKM Karawang Serahkan Bantuan Alat Produksi

Akibat Pandemi covid-19, ribuan pelaku usaha mikro di Karawang terpuruk. Setelah lama bergelut dengan pandemi, UMKM di Karawang kini mulai bangkit. Ditandai dengan mulai bergulirnya program One Village One Product (OVOP) Dinas Koperasi dan UKM Karawang.

SEBANYAK delapan koperasi di Karawang didapuk sebagai sasaran awal program OVOP tahun ini. Kedelapan koperasi itu, sudah melalui berbagai macam program Bimbingan Teknis (Bimtek) serta pelatihan yang dilakukan oleh Dinas Koperasi dan UKM Karawang.Dalam acara gebyar itu, delapan koperasi tersebut mendapat bantuan berupa alat untuk produksi.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Karawang, Ade Sudiana berharap, program OVOP ini mampu mendongkrak kembali eksistensi UMKM di Karawang. “Sasaran utama program OVOP adalah memberikan kesejahteraan masyarakat Indonesia, khususnya bagi mereka yang berada di pedesaan, sesuai Inpres nomor 6 tahun 2007,” ujar Ade Sudiana kepada KBE, kamis (8/4/2021).
Selain mengguyur bantuan kepada delapan koperasi di Karawang. Pada kesempatan itu juga, ditandatangani kontrak perjanjian kerja sama antara 10 koperasi masyarakat, dengan Bank BJB dan Samsat Jawa Barat untuk program pembayaran pajak kendaraan bermotor. 
“Diharapkan, kehadiran koperasi sebagai mitra pembayaran pajak. Bisa mempermudah masyarakat untuk membayar pajak kendaraan bermotornya. Khususnya, bagi masyarakat yang berada di pedesaan,” paparnya.
Di sisi lain, Kabid Pemberdayaan dan Pengembangan Koperasi, Diah Mira Desi Avianti menambahkan, dalam acara yang sama, BPJS Ketenagakerjaan Karawang memberikan penghargaan kepada 10 koperasi simpan pinjam di Karawang. 
Penghargaan itu diberikan, kata Mira, karena mereka telah mengikutsertakan anggotanya sebagai peserta dalam BPJS Ketenagakerjaan. Diah Mira berharap, penghargaan kepada 10 koperasi ini. Bisa mempengaruhi koperasi lain di Karawang. Untuk ikut serta dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan.
“Karena jaminan sosial itu penting. Untuk melindungi masa depan para pekerja, ketika terjadi risiko di tempat kerja nanti,” ujarnya. 

Sebelumnya, Dinas Koperasi dan UKM Karawang juga, sudah memberikan pelatihan pembuatan kemasan kepada sejumlah produk UMKM di Karawang. Selain itu, dibuatkan juga pelatihan pemasaran secara digital. 
Semua itu dilakukan, semata-mata sebagai upaya untuk pemulihan ekonomi nasional. Serta, meningkatkan kesejahteraan para pengusaha mikro yang ada di Karawang. 
“Koperasi dan UMKM di Karawang akan bangkit dari pandemi covid-19,” tandasnya. (wyd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here