Ditangkap Pas Jualan Air Galon di Johar

KARAWANG- Tim Densus 88 Anti Teror menangkap LN (35), warga Perumahan Klari Regency, Desa Klari, Karawang. Pria itu diduga terlibat dalam jaringan terorisme. Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Klari Tamrin Felani membenarkan perihal informasi penangkapan itu. “Iya memang benar. Kalau informasinya ada penangkapan dari Densus,” kata Tamrin saat dihubungi, Senin (5/4).
Hanya saja, kata Tamrin, penangkapan dilakukan di dekat Pasar Johar, bukan di perumahan di Desa Klari. LN diketahui bekerja di depot air minum. Setelah membekuk LN, Tim Densus kemudian melakukan penggedahan di rumahnya. “Dia pulang ke Perumahan Klari Regency hanya di waktu malam untuk tidur. Pagi, siang, dan sore di tempat galon (tempat kerja LN) di Johar,” ungkapnya.
Tamrin menyebut LN baru beberapa bulan tinggal di perumahan tersebut. LN diketahui berasal dari Ciamis.  Edi (47), tetangga LN, menyebut tak begitu mengenal LN. Sebab, LN diketahui jarang bergaul dengan warga sekitar meski sudah tiga bulan tinggal di tempat itu. Edi pun kaget saat Sabtu (3/4) siang banyak petugas yang datang ke rumah tetangganya untuk melakukan penggedahan.
LN di Mata Tetangga

Penangkapan LN (35) terduga teroris mengagetkan warga Perumahan Klari Regency, Desa/Kecamatan Klari, Kabupaten Karaawang. Pasalnya, LN dikenal sopan meski jarang bergaul.
“Saya tak mengenal LN secara dekat.  LN dikenal ramah kepada tetangga, namun jarang bergaul. Ketemu aja jarang, paling kalau berangkat kerja pas saya lagi didepan rumah. Itu juga cuma senyum dan paling nanya basa basi,” kata Edi salah seorang tetangga terduga pelaku teroris kepada wartawan, Senin (5/4/2021).
Edi mengatakan, LN baru sekitar tiga bulan tinggal di perumahan itu. Dia bekerja di depot air mineral isi ulang di Pasar Johar. “Iya dia kerja di tempat kakaknya di Pasar Johar. Ditangkapnya juga di tempat kerja saat lagi berdagang air, ” katanya.
Edi tidak mengetahui proses penangkapan LN. Namun dia baru tahu setelah ada Densus 88 yang dilakukan penggeledahan di rumahnya. “Sabtu siang banyak orang dari Densus 88 yang menggeledah rumah dia. Sekarang rumahnya sudah dikasih garis polisi,” bilang dia.
Menurut Edi, sejak LN ditangkap, rumah tersebut banyak dikunjungi orang. Bahkan aparat kepolisian dari Densus atau Polres Karawang datang dan meminta keterangan para tetangga.
“Polisi, pejabat Pemda dan wartawan berdatangan ke sini. Saya juga sempat diminta keterangan polisi,” imbuhnya. (rie/mhs)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here