Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang, mengusulkan anggaran sekitar Rp 700 juta untuk menambah jalur sepeda di wilayah perkotaan setempat.

Yang Sudah Ada pun Jadi Bahan Bully di Medsos

KARAWANG- Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang, mengusulkan anggaran sekitar Rp 700 juta untuk menambah jalur sepeda di wilayah perkotaan setempat. “Sekarang memang sudah ada jalur sepeda. Ke depan jalur sepeda akan kami tambah,” kata Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang Ade Safrudin, saat dihubungi di Karawang, Senin (9/8/2021).
Ia mengatakan, ada tambahan dua titik jalur sepeda yang menghabiskan anggaran sekitar Rp 700 juta.  Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang, Jawa Barat, mengusulkan anggaran sekitar Rp 700 juta untuk menambah jalur sepeda di wilayah perkotaan setempat.
“Sekarang memang sudah ada jalur sepeda. Ke depan jalur sepeda akan kami tambah,” kata Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang Ade Safrudin, saat dihubungi di Karawang, kemarin sebagaimana KBE kutip dari Antara (9/8).
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Karawang, melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Karawang menyediakan fasilitas baru di jalan Ahmad Yani, berupa marka jalan berwarna kuning khusus sepeda.

Belum satu bulan dikerjakan, jalur khusus sepeda itu, jadi sorotan. Selain garisnya yang putus-putus, jalur khusus sepeda itu juga banyak gelombang (tidak rata). Parahnya lagi, di sepanjang jalan Ahmad Yani. Jalur sepeda itu justru digunakan mobil sebagai tempat parkir. 
Data yang berhasil KBE himpun, marka jalan khusus sepeda itu panjangnya mencapai 1,7 kilometer dengan lebar 120 centimeter. Untuk fasilitas itu, Pemkab Karawang menggelontorkan dana sebesar Rp. 130 juta. 
Kepala Dishub Karawang, Arief Bijaksana mengatakan, garis marka jalan sepeda itu sengaja dibuat putus-putus. Lantaran keterbatasan anggaran Dishub Karawang.  “Kami sesuaikan saja anggaran yang ada, dengan membuat garis yang seperti itu (putus-putus). Karena ini kan terhambat Covid-19,” ungkap Arief, Kamis, (29/7/2021) kemarin. 
Arief menjelaskan, Kabupaten Karawang saat ini memiliki jalur khusus sepeda di dua jalan besar. Yaitu, jalan siliwangi dan terbaru jalan ahmad yani.  “Sebelumnya Karawang sudah punya marka jalan khusus sepeda di jalan siliwangi,” imbuhnya. 
Ungkapan Kadishub Karawang yang menyebut anggaran untuk marka jalan sebesar Rp. 130 juta, disorot netizen di Karawang. Postingan Diskominfo Karawang di media sosial. Diserbu sejumlah komentar nyinyir oleh masyarakat.

Ada yang mengeluhkan, jika marka jalan yang baru dibuat itu banyak gelombang, garisnya putus-putus, hingga yang paling parah di pakai lahan parkir. 
“Jalur sepeda juga di pakai jadi tempat parkir,” tulis akun Facebook Heri Azka Muslim, di halaman Diskominfo Karawang. 
Akun lain, Sobat Bamyan berkomentar, amat disayangkan karena jalur yang sudah bagus dibuat justru jadi lahan parkir. 
“Banyak mobil parkir di jalur sepeda ini, apa jalur sepedanya cuma buat hari libur aja?,” tanya Sobat Bamyan. 
“Coba di kasih tau yang buat jalannya. Kalau nambal harus rata. Masa jalan sepeda bergelombang,” tulis akun Facebook akun Andry Ramadhan, di halaman yang sama. (ant/wyd/mhs)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here