Dukun Pengganda Duit Tewas Ditusuk Pasien

0

KARAWANG – Nyawa Ono Karno (62), warga Kampung Pasir Waru, Desa Karang Anyar, Kecamatan Klari yang diduga berprofesi jadi dukun pengganda uang lenyap di tangan Nadia Somantri (29) warga Subang yang kesal uang yang pernah disetorkan tak kunjung, dikembalikan apalagi digandakan oleh Ono.
“Tersangka merasa kesal dan nekad menusuk hingga tewas Ono yang merupakan dukun pengganda uang. Karena uang yang sudah disetorkan tak kunjung berlipat ganda,” kata Kasat Reskrim Polres Karawang, AKP Bimantoro Kurniawan kepada wartawan, kemarin.
Diketahui, Nadia bermaksud menanyakan proses penggandaan uang yang dilakukan Ono secara gaib. “Beberapa bulan sebelumnya, ayah pelaku mengaku menyerahkan uang kepada korban senilai Rp 200 juta untuk digandakan,” tuturnya.
Namun, penggandaan uang itu tak membuahkan hasil. Nadia lantas mendatangi Ono untuk menagih uang sekaligus menjajal kesaktian dukun asal Klari tersebut. Lanjut Bimantoro, tersangka sengaja membawa dua pisau yaitu pisau lipat dan pisau belati dari rumahnya. Untuk menusuk korban bertubi-tubi pada perut dan leher di tempat praktiknya hingga sang dukun akhirnya tewas.
Lanjut Bimantoro, menurut keterangan tersangka usai menyerahkan diri ke Polres Karawang setelah kejadian. Tersangka nekad melakukan penusukan tersebut, karena saat menagih uang kepada korban. Namun melainkan sang dukun langsung marah-marah yang akhirnya memicu kemarahan pelaku.

“Saat ditagih, korban malah marah dan menghina pelaku. Alhasil mereka cekcok dan bertengkar,” ungkap Bimantoro.

Melihat korban tersungkur, tersamgla tak melarikan diri atau bersembunyi. Pelaku langsung datang ke Polres Karawang untuk menyerahkan diri. “Usai melihat korban berlumuran darah, tersangka datang ke Polres Karawang untuk menyerahkan diri dan mengakui telah menusuk korban,” jelas Bimantoro.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya, tersangka dijerat Pasal 340 KUHP, Pasal 338 KUHP dan Pasal 351 ayat (3) KUHP. (rie)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here